Friday, December 03, 1999
Kisah Musim Dingin: 8. Salju

Lalu hari-hari sibuk dengan deadline yang membuntuti kami. Hari-hariku dimulai jam 7 pagi, mandi cepat-cepat, lalu sambil menggeletar kedinginan berbungkus handuk berjongkok di samping pemanas ruangan, baru memakai baju setelah geletar badan terkurangi. Lalu makan pagi di bawah, lalu membungkus diri rapat-rapat dengan berlapis-lapis baju serta syal, kaus tangan dan dua lapis kaus kaki, dan baru memberanikan diri keluar. Berjalan kaki 15 menit, lalu mulai bekerja.

Neil yang banyak membantuku. Dia mengajari aku mengamati fasies seismik, bolak-balik aku disuruh menginterpretasi, kemudian dikoreksi olehnya. Lalu di sore hari, Graham akan duduk di sebelahku dan meminta aku mengulang apa saja yang sudah diajarkan hari itu. Kalau salah, semua diulang lagi. Gila betul.

Rabu malam aku berjanji ketemu dengan Mark Cadman, mantan bosku. Tapi dia datang tidak sendirian, ada Dave Brittan juga di situ, bekas manajer drilling kami dulu. Lalu sepanjang malam kami mengobrol ngalor-ngidul, terutama mengenang hari-hari bersama di kantor Premier di Jakarta. Pertama kami mengobrol di sebuah pub di Ferryhill, tidak jauh dari tempat tinggalku. Lalu sementara Mark pulang, Dave dan aku makan malam di sebuah restoran Thailand. Akhirnya bertemu nasi goreng! Lumayan enak juga, bumbunya terasa, walaupun nasinya tidak seenak nasi di rumahku.

Lalu kami ketemu lagi dengan Mark di sebuah pub lain, juga sebuah gereja yang diubah jadi pub. Tapi kali ini tidak ada hiasan-hiasan aneh mengerikan seperti di Slain Castle, jadi biasa-biasa saja. Kami mengobrol panjang dan lebar, mengenang masa lalu, membicarakan situasi Indonesia dan obrolan lain sebangsanya. Waktu mendengar bahwa sebelum menuju ke London dari Aberdeen aku ingin mampir ke York, Dave menawariku untuk tinggal di York di rumah ibunya. Aku agak kaget mulanya, dan sedikit enggan, karena sungkan. Tapi setelah kupikir-pikir, karena aku akan cuma tinggal sebentar sekali di York, yang terbaik adalah punya seseorang untuk mengantarku di sana, dan memilihkan tempat-tempat yang betul-betul menarik untuk dilihat. Jadi kuterima tawarannya. Jam dua belas malam baru kami pulang, Mark yang mengantarku, kami berjalan melewati gedung-gedung Aberdeen tua. Tempat yang indah sekali. Tapi malam itu betul-betul dingin, 2 derajat Celcius.

Akhirnya hari Jumat hari terakhir pun tiba. Malamnya sudah kupak semua barangku. Koperku jadi penuh dan berat sekali, karena berisi buku-buku hasil kekalapanku di toko buku. Ranselku kukosongkan, siap diisi dengan segala macam report dan bahan-bahan penunjangnya. Paginya, sehabis mandi aku bersiap, dan waktu kutengok keluar jendela.... oh... salju!! Oh... seperti inilah yang namanya salju. Indah sekali. Putih melayang-layang turun. Aku melamun memandanginya. Lalu buru-buru aku membungkus diri dan keluar, ingin merasakan seperti apa salju itu.

Ternyata tidak enak. Sama seperti biasanya, udara sangat dingin, angin bertiup kencang sampai aku enggan membuka payung. Payungku gampang sekali rusak (buatan Indonesia? Tidak didesain untuk cuaca ganas seperti itu?). Jadi kututup saja kepalaku dengan topi mantel. Salju melayang-layang jatuh ke mantel, ransel dan sarung tanganku, lalu mencair. Sampai di kantor aku sudah basah dan kedinginan. Orang-orang di kantor semua tertawa, nah akhirnya kamu melihat salju. Iya, kataku. Tapi salju itu tidak enak. Lalu kata mereka ini belum salju yang sebenar-benarnya. Ini hanya salju bulan November-Desember. Salju bulan Januari lebih menyenangkan, tidak mencair di jaket, tidak membuat basah dan bisa untuk main papan luncur atau bola salju.

Lalu, sekali lagi aku harus menjelaskan pada Graham, apa saja yang sudah kupelajari, menerangkan padanya satu persatu bagian-bagian studi yang kami lakukan. Beberapa kali salah, dan perlu diulang, tapi akhirnya proses yang panjang itu selesailah (setelah mulutku panas dan kering). Graham mengangguk. Oke, kita sudah selesai, katanya. Horeeee!!!! Lalu kami berfoto bersama, Graham dan Neil mengantarku sampai ke taksi, dan Neil mengantarku sampai ke stasiun.

Masih cukup ada sinar matahari waktu keretaku beranjak ke selatan menuju Edinburgh. Pemandangan sungguh indah. Di luar kota salju bertumpuk-tumpuk di halaman dan atap rumah-rumah pedesaan. Tanah pertanian putih tertutup salju. Beberapa ladang penuh tanaman mati terkulai kedinginan, kejam tapi indah. Di kejauhan pegunungan tertutup salju putih tebal, dengan bintik-bintik kehijauan hutan pinus di sana-sini. Persis gambar-gambar di kartu Natal. Tapi sekarang aku tahu, lebih enak memandang itu semua dari dalam kehangatan rumah (atau kereta)....

(bersambung)


Posted at 02:06 pm by koeniel

Name
March 22, 2009   02:45 PM PDT
 
hhh
 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments







Previous Entry Home Next Entry


me:
female, Indonesian
geologist, diver
bookworm
photography hobbyist
Jakartan
lives in Singapore







Travel Photo Album



Book Collection



All About Diving



Movie Page


All About Dog




kotak sapaan:



   






Home


Previous Entries

  • About Books and Films
  • From Diving Trips
  • Travel Notes

  • Sepakbola! Ole Ole Ole!
  • Gempa, Tsunami & Bencana Geologi

  • Tentang Jomblo, Jodoh & Perempuan
  • Tentang Bangsaku
  • Saat Merenung....

  • Keluarga, Teman & Hidup Sehari-hari
  • About Dogs and Puppies
  • Di Negeri Orang

  • Dunia Kerja
  • My Offshore Life

  • Kala hati bicara....


  • Written in English





    'Neighbours'

    Bule Irish
    All About Chocolate
    Krisna
    erwin@terong
    Dongeng Geologi
    Ekonomi Migas
    Indonesia Today
    Bataviase Nouvelles
    Planet Singapura
    Mimbarnya Pak Mimbar
    A Little Bit of Everything
    Beritakan
    Lamunan Sejenak
    Busy Brain
    Di Suatu Hari
    Warung Kopi MpokB
    Razar Media
    Irene's Journeys
    Carpe Dieblog
    Mi Familia
    Deedee's World
    Mia's Lounge
    Qeong Ungu

    'Lounges and Coffee Shops'

    Kapal Selam Underwater Photography
    Kapal Selam Dive Club
    AREK KAJ
    Sahabat Museum
    Sahabat Museum @ Friendster






    Old Musings & Stories


    Dive Notes
    Balinese Underwater Monster
    Butterfly & Layang Layang
    Underwater Countdown
    My First Mola mola
    Mola mola
    Tergila-gila Pada Kehidupan Bawah Air
    Sanghyang, Where Underwater Deities Dwell
    Tentang Penyu
    Life Wins
    Bumi Berguncang Lagi
    Not Just A Shark Tale
    Dari Dasar Laut
    Dari Dasar Kolam


    Travel Notes
    Di Tanah Kering Bebatuan
    Minus
    Beijing
    The Moon Over Alton
    The Way To Travel
    A Rainy Day in Ambon
    The Irish Experience
    Bukan Hantu
    Kota Bata Merah
    Tentang Penyu
    Kampungku Indah
    Persembahan Untuk Para Sahabat
    Lawang Sewu dan Fullerton, Semarang dan Malaka
    Plesiran Tempo Doeloe
    Mandi Ditemani Pelangi
    Kalau Ingin Menyepi...
    Barcelona
    Coretan Musim Semi: 10. Akhir
    Coretan Musim Semi: 9. Menang
    Coretan Musim Semi: 8. Romansa
    Coretan Musim Semi: 7. Hantu
    Coretan Musim Semi: 6. Sacre Triduum
    Coretan Musim Semi: 5. Granit
    Coretan Musim Semi: 4. Pulau
    Coretan Musim Semi: 3. Matahari
    Coretan Musim Semi: 2. Hujan
    Coretan Musim Semi: 1. Semi
    Monument Valley
    Grand Canyon
    Kisah Musim Dingin: 11. Business Class
    Kisah Musim Dingin: 10. London
    Kisah Musim Dingin: 9. York
    Kisah Musim Dingin: 8. Salju
    Kisah Musim Dingin: 7. Aberdeen lagi
    Kisah Musim Dingin: 6. Edinburgh
    Kisah Musim Dingin: 5. Aberdeen
    Kisah Musim Dingin: 4. Ke Utara
    Kisah Musim Dingin: 3. The Field Trip
    Kisah Musim Dingin: 2. Derbyshire
    Kisah Musim Dingin: 1. London
    from the Peninsula: 17. An enlightening trip
    from the Peninsula: 16. War and other things
    from the Peninsula: 15. Back in Singapore
    from the Peninsula: 14. A night on the bus
    from the Peninsula: 13. Back to Malaysia
    from the Peninsula: 12. The City of Angels
    from the Peninsula: 11. Palaces & Dead Soldiers
    from the Peninsula: 10. the train journey
    from the Peninsula: 9. About Penang
    from the Peninsula: 8. The Drive around Penang
    from the Peninsula: 7. About KL
    from the Peninsula: 6. About Malaka
    from the Peninsula: 5. in old Malaka
    from the Peninsula: 4. Green Singapore
    from the Peninsula: 3. About Museums
    from the Peninsula: 2. the amazing Singapore
    from the Peninsula: 1. my 1st trip abroad
    White beaches, Coconut trees, Gorgeous sunset
    Wild Whirling Wet WhiteWater Adventure!
    Gunung Gede


    Book and Film Reviews
    Bobby
    Babel
    What The [Bleep] Was That?
    Joining The Throng - The Book Baton
    Manusia Kesepian
    Horor
    Mencari Tuhan
    The Last Samurai
    Coretan Musim Semi 7: Hantu


    Kisah-Kisah Bumi
    Negeri Bencana
    Dongeng Tukang Akik Tentang Gempa
    Bukan Supranatural
    Bumi Berguncang Lagi
    Sekilas Tentang Gempa dan Tsunami


    About Dogs and Puppies
    Home is Where the Heart is
    The Hunter
    The Little Dog and The Sea
    No Puppies for Chocolate
    All Dogs Go to Heaven
    Aku Jatuh Cinta


    Football!
    16 Besar
    Tangguh
    Bola Lagi
    The Underdog
    Euro 2004: Lebih baik menyerang
    Euro 2004: Non Partisan
    Euro 2004: Bukan Dongeng Yunani
    Euro 2004: Kursi Panas


    Tentang Perempuan
    Hari Perempuan
    Bencana
    Kartini
    Jodoh
    Sekuhara
    Katakan Aku Cantik
    24
    Dark Energy
    Oret-Oret Seputaran Valentine
    Masih Banyak Lagi
    Lagi-Lagi Tentang Diskriminasi
    Perempuan dan Lelaki
    Bahagia Menurut Para Ilmuwan
    Si Lajang
    The Last Samurai
    My Frist Shalwar Khameez


    Tentang Bangsaku
    Negeri Bencana
    Jakarta, The Next Atlantis
    Potongan
    Natal Di Kampungku
    Berebut Cepu
    Milik Siapa?
    Indo? Indon? Indonesa? Indonesia?
    Anak Yang Hilang
    A Dark Cloud Over Bali
    Manusia Kesepian
    Bukan Anak-Anak Yang Salah
    Masih tentang Sopan Santun
    Sopan Santun
    Lampu Hazard
    Macet!!
    Pisang
    SMOS SMOS
    Kampungku Indah
    A Thirst for Knowledge
    Berita dari Aceh
    Bumi Berguncang Lagi
    Ini Bagian dari Kita Juga
    Persembahan untuk Para Sahabat
    Lawang Sewu dan Fullerton, Semarang dan Malaka
    Tanah dan Air
    Pemilu di Kampungku
    TKI vs TKF
    Pemilu yang Membingungkan
    Plesiran Tempo Doeloe
    Orang Indonesia belum layak punya kebun binatang!
    Kalau Ingin Menyepi....
    Sekali Lagi....
    Sesaat
    Damai
    Dunia Yang Marah


    Work Work Work
    Marah
    Belajar Sabar
    Thank you, SQ
    Minus
    Beijing
    Cosmopolitan
    The Way To Travel
    Topi Sombrero
    A Block in The Blog
    Anak Yang Hilang
    To Jump or Not To Jump
    Mencari Tantangan
    A Thirst For Knowledge
    A Prison In the Middle of The Sea
    Lagi-lagi Tentang Diskriminasi
    Tentang Kerja Fisik
    Graveyard Shift
    Tentang Ruang Pribadi
    Tanah dan Air
    Perempuan dan Lelaki
    My Frist Shalwar Khameez
    Mandi Ditemani Pelangi
    One Usual Grey Afternoon
    Yang Terbaik
    Ketidakpastian
    Comfortable With Uncertainty
    Sunsparc or Sunflower
    Exciting!
    Sudah Tertawa Lagi
    Marah
    Sepi
    Tidur
    Capek
    Masih Tentang Kehidupan di Rig
    Serba-serbi hidup di rig...
    Bad Day
    Sebelum drilling dimulai
    Pride Pennsylvania
    Takut
    Pasca Kebakaran
    Kebakaran!


    Home Away From Home
    Hot Whiskey
    Miskin
    Jauh
    Cosmopolitan
    Balada Si Dengkul
    Kempes
    Bencana
    Menunggu
    Rumah Hantu
    Indo? Indon? Indonesa? Indonesia?
    A Block in The Blog
    The Kuatir
    Tidak Sendiri
    Nostalgia
    Berubah
    Bukan Hantu
    My First Shalwar Khameez
    Masih tentang Pakistan
    Sekelumit Tentang Pakistan dan Islamabad
    Assalamualaikum & Shukriya
    Jenggot
    One year Flew By...
    Setahun Berlalu Bagai Angin....
    Sepi
    Temptations
    Hari Ini Dunia Tiba-Tiba Berwarna
    Lent
    Dingin Tapi Sehat
    Hartland-Kilve Field Trip
    Masih Miskin, dan lain-lain
    Mahasiswa Miskin
    Jadi Mahasiswa Lagi
    Dari Kampus
    Terdampar...
    Tragedi



    Family and Friends....
    Untuk Pak Ton
    Home is Where the Heart is
    Juara
    Kopdar
    Hot Whiskey
    Jauh
    All Dogs Go To Heaven
    Cinta Jilid 1
    Potongan
    Natal Di Kampungku
    Aku Jatuh Cinta
    Balada si Dengkul
    Kempes
    Bencana
    Menunggu
    Kartini
    Rumah Hantu
    Kuatir
    Tidak Sendiri
    Jodoh
    Sekuhara
    Melindas (Flu) Burung
    Tanpa Listrik
    24
    Dengkulku Somplak
    Dark Energy
    Pisang
    Jetlag
    Oret-Oret Seputaran Valentine
    Masih Banyak Lagi
    Si Lajang
    Pemilu di Kampungku
    The Last Samurai
    Mandi Ditemani Pelangi
    Bukan Kacang....
    Setahun Berlalu Bagai Angin......
    One Usual Grey Afternoon
    Dunia Itu Memang Kadang Sempit
    Pagi Setelah Wanarek
    Duka










  • 2000 Koeniel


    Contact Me


    If you want to be updated on this weblog Enter your email here:


    since 25 March 2006
    rss feed

    Blogdrive





    You can copy or forward these writings, but please mention the source and provide the link to this page

    Silakan mengkopi tulisan-tulisan ini tapi sertakan sumbernya dan link ke halaman ini
    http://my-musings.blogdrive.com








    Clip arts courtesy of Barb's Pic, Barry's Clipart and Microsoft Office Clipart Gallery






















    My Favourite Films:












    CURRENT MOON