kota bata merah di negeri abu-abu, kita berjumpa lagi.
melayang-layang di atasmu pagi ini, bisa kulihat kelok thames sungaimu
berdesir dadaku tersapa hantu-hantu masa lalu
mungkin memang secuil hatiku masih tertinggal di sini
maka bau-bau terasa familiar dan teraba dengan mudah
walau sendirian aku di sini, tak terasa dihunjam sepi
walau anginmu tajam menyengat kulit, tak terasa dingin hati ini
kota bata merah, tak sabar aku menunggu esok pagi
saat kaki-kakiku gelisah bisa menyusur lagi jalan-jalan sempitmu.
London, Sabtu, 14 Mei 2005
Posted at 08:31 pm by
koeniel