Tuesday, June 28, 2005
Dengkulku Somplak

 

Semenjak pulang dari Irlandia aku harus memakai lagi knee supporter - semacam kaus kaki tanpa telapak berbahan elastis yang dipasang di lutut – yang memeluk kencang dengkul kananku. Sebabnya rasanya ada yang tidak betul di situ. Setiap kali aku bangun dari posisi duduk atau tidur aku harus memastikan posisi tungkai atas sudah pas bertemu dengan tungkai bawah di posisi yang semestinya. Saat pertama kali berdiri aku tidak bisa langsung memberi beban kepada kaki kananku. Mesti ada sedikit acara mencari-cari posisi, diiringi bungi klik klik, barulah setelah rasanya tulang tungkai atas sudah menyandar dengan enak pada mangkuk tungkai bawah, dengan hati-hati aku memberi beban pada kaki itu dan mulai melangkah.

 

Memang lutut kananku ini sudah cedera. Ada tiga trauma besar yang sudah dialami oleh dengkulku ini. Pertama kecelakaan motor tahun 1995 di Yogya. Saat itu aku, adikku yang saat itu sedang kubonceng, dan motorku, sebuah motor Honda tua buatan tahun 1982, semua mendarat di dengkul kananku. Selain biru lebam karena benturan dengan aspal ditambah harus menahan beban dua orang dan sebuah motor, ada juga luka luar. Sekarang di situ ada bekas luka yang cukup besar, lebih besar dari bekas luka di bagian wajah.

 

Sebetulnya tidak terlalu banyak ada masalah setelah kecelakaan itu terjadi. Aku tetap masih bisa bergiat naik gunung dan sebagainya. Lalu trauma kedua terjadi. Tahun 2003 bulan Juni aku ditugaskan di Islamabad, Pakistan. Kantorku di Islamabad terletak tidak jauh dari Perbukitan Marghalla yang hijau rimbun dan enak untuk ditelusuri jalan setapaknya. Pada suatu sore dengan penuh semangat sepulang kantor aku naik ke bukit Marghalla selama kurang lebih 3 jam. Besok paginya aku berlari-lari di atas treadmill lalu sorenya berdansa dan berdisko semalam penuh. Pagi harinya aku main golf. Dari keseharian yang tanpa olah raga, lalu tiba-tiba badanku digeber bergiat banyak tanpa pemanasan secukupnya.

 

Hari berikutnya aku bangun pagi-pagi dan langsung turun dari tempat tidur dengan menapakkan kaki kanan ke lantai dan menumpahkan beban berat badan ke situ. Gedubrak!!! Langsung badanku terbanting di lantai karena lutut kananku menolak untuk terbebani oleh sekian puluh kilo berat badanku. Hari itu aku harus digendong ke rumah sakit. Setelah kakiku diperiksa dengan sinar X seorang dokter muda dan ganteng mendekatiku dan tersenyum-senyum sambil bertanya-tanya mana bagian yang sakit. Lalu dia mengangkat kakiku dan tiba-tiba menarik sambil memutarnya. Aaaghhh.... Rasanya sakit sekali, tapi setelah itu kakiku sudah bisa lurus kembali walaupun masih harus dibebat dengan perban selama beberapa hari.

 

Setelah itu selama beberapa bulan aku harus menjalani terapi, sempat diperiksa dengan MRI scanner, ditangani seorang rheumatologist yang hobi sekali menyuntikkan obat-obatan ke situ dan juga oleh si dokter tulang muda yang ganteng tadi. Sampai akhirnya bisa sedikit banyak lumayan normal. Lalu trauma ketiga terjadi. Aku sedang terburu-buru melintasi lapangan parkir menuju bank ketika sepatuku yang licin membuatku terpeleset dan... lagi-lagi aku jatuh di atas lutut kananku. Sakitnya bukan main. Selama beberapa hari perban dan knee supporter terpaksa kupakai kembali.

 

Sampai sembuh kembali dan aku bisa berjalan biasa, tapi tetap terpaksa menghindari olahraga lari ataupun aerobik ataupun olahraga lain yang melelahkan lutut. Kegiatan lain seperti menyelam bisa kulakukan, sehingga aku pun tidak terlalu memikirkan kondisi lututku ini.

 

Tapi di Irlandia saat berkunjung ke Pulau Aran yang indah di County Galway dengan nekat aku mencoba bersepeda. Pulau Aran yang kecil itu bisa dikelilingi dalam satu hari dengan bersepeda atau beberapa hari dengan berjalan kaki. Karena kami hanya di sana selama 1 hari maka aku memilih mencoba naik sepeda. Selain itu di hari-hari berikutnya kami berjalan kaki lumayan banyak, dari pagi hingga sore, ditambah kadang membawa beban ransel di punggung yang lumayan berat. Maka lututku pun mengambek lagi.

 

Sekarang ini aku tidak bisa lagi naik tangga, harus menggunakan lift. Padahal tadinya setiap hari aku naik tanggak di kantor. Kemarin aku datang ke dokter dan beliau menyarankan aku untuk menemui dokter ahli ortopedi di sebuah rumah sakit di Pasar Minggu. “Kalau parah ya perlu dioperasi. Karena mungkin ada ligamen yang sobek.”  Waduh. Mau pingsan aku rasanya.

 

Bayangkan, sesudah dioperasi pasti aku tidak akan bisa melakukan banyak aktivitas yang memerlukan kaki, padahal aku senang berjalan-jalan dan aku sudah punya rencana menyelam di bulan Agustus!

 

Sekarang ini aku jadi sering merasa sedikit menyesal karena selama ini hanya menganggap kekuatan kakiku sebagai hal yang ‘taken for granted’. Sekarang setelah aku jadi ‘cacat’ dan harus mengurangi aktivitas, barulah terasa bahwa dengkul itu penting sekali!

 

Jakarta, 28 Juni 2005

 

  


Posted at 03:05 pm by koeniel

lili
March 3, 2007   12:00 AM PST
 
Mbak, hati2 yah biar cepat sembuh.

Aku dapet informasi bahwa di Kristal Hotel ada klinik baru tentang terapi tulang yg keseleo atau pernah retak atau yg berhubungan dgn tulang.

Terapi ini dari dokter specialis tulang Australia, tadinya banyak orang indo termasuk kenalanku yg mau ke Aussie utk terapi ini, tapi Alhamdulillah dia buka praktek di Indo. Satu di Kristal Hotel satu lagi di BEJ Building.

Aku lupa nama kliniknya, tapi bagusnya terapi tulang ini tanpa suntik atau obat2an. Dia hanya pakai cara urut modern plus gerakkan2 badan yg disempurnakan dan berulang2m sampai tulang bisa keposisi normal.

temanku itu, keseleo parah pada tulang punggungnya pas angkat koper besar, terus bergeser dan suakit sekali, jadi cuman bisa rebahan miring gak bisa berdiri, sama ortunya mau di bawa ke Australia, ke klinik itu. tapi syukurlah gak jadi mengeluarkan biaya banyak, dia cukup ke Kristal hotel dan mampir ke kliniknya itu.

Setelah 3 bulan udah bisa berdiri dan berjalan normal, mau coba? mungkin tel ke Krsital Hotel dan tanyakan tel klinik tsb.

Semoga bermanfaat yah mbak Nil?

Mau lihat di Hendronoto Susabdo sama Farida gak di postingan baruku?
Tantri
January 30, 2006   01:37 PM PST
 
hati2 ya mbak ... sepatunya pake hak tinggi ya ? ... aku juga pernah terpeleset jatuh terlentang di kamar mandi kantor karena pake sepatu licin.
Melati
June 29, 2005   12:36 PM PDT
 
ck..ck.. wis tue' mbak! :))
mpokb
June 28, 2005   03:59 PM PDT
 
enak yak, bisa jalan2 kemana2 sambil kerja..
naik tangga sampe kantor memang bagus buat kesehatan. tapi kantor aye lantai 17, non.. jadi naik tangga penyeberangan aja cukup kali ye.. :)
 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments







Previous Entry Home Next Entry


me:
female, Indonesian
geologist, diver
bookworm
photography hobbyist
Jakartan
lives in Singapore







Travel Photo Album



Book Collection



All About Diving



Movie Page


All About Dog




kotak sapaan:



   






Home


Previous Entries

  • About Books and Films
  • From Diving Trips
  • Travel Notes

  • Sepakbola! Ole Ole Ole!
  • Gempa, Tsunami & Bencana Geologi

  • Tentang Jomblo, Jodoh & Perempuan
  • Tentang Bangsaku
  • Saat Merenung....

  • Keluarga, Teman & Hidup Sehari-hari
  • About Dogs and Puppies
  • Di Negeri Orang

  • Dunia Kerja
  • My Offshore Life

  • Kala hati bicara....


  • Written in English





    'Neighbours'

    Bule Irish
    All About Chocolate
    Krisna
    erwin@terong
    Dongeng Geologi
    Ekonomi Migas
    Indonesia Today
    Bataviase Nouvelles
    Planet Singapura
    Mimbarnya Pak Mimbar
    A Little Bit of Everything
    Beritakan
    Lamunan Sejenak
    Busy Brain
    Di Suatu Hari
    Warung Kopi MpokB
    Razar Media
    Irene's Journeys
    Carpe Dieblog
    Mi Familia
    Deedee's World
    Mia's Lounge
    Qeong Ungu

    'Lounges and Coffee Shops'

    Kapal Selam Underwater Photography
    Kapal Selam Dive Club
    AREK KAJ
    Sahabat Museum
    Sahabat Museum @ Friendster






    Old Musings & Stories


    Dive Notes
    Balinese Underwater Monster
    Butterfly & Layang Layang
    Underwater Countdown
    My First Mola mola
    Mola mola
    Tergila-gila Pada Kehidupan Bawah Air
    Sanghyang, Where Underwater Deities Dwell
    Tentang Penyu
    Life Wins
    Bumi Berguncang Lagi
    Not Just A Shark Tale
    Dari Dasar Laut
    Dari Dasar Kolam


    Travel Notes
    Di Tanah Kering Bebatuan
    Minus
    Beijing
    The Moon Over Alton
    The Way To Travel
    A Rainy Day in Ambon
    The Irish Experience
    Bukan Hantu
    Kota Bata Merah
    Tentang Penyu
    Kampungku Indah
    Persembahan Untuk Para Sahabat
    Lawang Sewu dan Fullerton, Semarang dan Malaka
    Plesiran Tempo Doeloe
    Mandi Ditemani Pelangi
    Kalau Ingin Menyepi...
    Barcelona
    Coretan Musim Semi: 10. Akhir
    Coretan Musim Semi: 9. Menang
    Coretan Musim Semi: 8. Romansa
    Coretan Musim Semi: 7. Hantu
    Coretan Musim Semi: 6. Sacre Triduum
    Coretan Musim Semi: 5. Granit
    Coretan Musim Semi: 4. Pulau
    Coretan Musim Semi: 3. Matahari
    Coretan Musim Semi: 2. Hujan
    Coretan Musim Semi: 1. Semi
    Monument Valley
    Grand Canyon
    Kisah Musim Dingin: 11. Business Class
    Kisah Musim Dingin: 10. London
    Kisah Musim Dingin: 9. York
    Kisah Musim Dingin: 8. Salju
    Kisah Musim Dingin: 7. Aberdeen lagi
    Kisah Musim Dingin: 6. Edinburgh
    Kisah Musim Dingin: 5. Aberdeen
    Kisah Musim Dingin: 4. Ke Utara
    Kisah Musim Dingin: 3. The Field Trip
    Kisah Musim Dingin: 2. Derbyshire
    Kisah Musim Dingin: 1. London
    from the Peninsula: 17. An enlightening trip
    from the Peninsula: 16. War and other things
    from the Peninsula: 15. Back in Singapore
    from the Peninsula: 14. A night on the bus
    from the Peninsula: 13. Back to Malaysia
    from the Peninsula: 12. The City of Angels
    from the Peninsula: 11. Palaces & Dead Soldiers
    from the Peninsula: 10. the train journey
    from the Peninsula: 9. About Penang
    from the Peninsula: 8. The Drive around Penang
    from the Peninsula: 7. About KL
    from the Peninsula: 6. About Malaka
    from the Peninsula: 5. in old Malaka
    from the Peninsula: 4. Green Singapore
    from the Peninsula: 3. About Museums
    from the Peninsula: 2. the amazing Singapore
    from the Peninsula: 1. my 1st trip abroad
    White beaches, Coconut trees, Gorgeous sunset
    Wild Whirling Wet WhiteWater Adventure!
    Gunung Gede


    Book and Film Reviews
    Bobby
    Babel
    What The [Bleep] Was That?
    Joining The Throng - The Book Baton
    Manusia Kesepian
    Horor
    Mencari Tuhan
    The Last Samurai
    Coretan Musim Semi 7: Hantu


    Kisah-Kisah Bumi
    Negeri Bencana
    Dongeng Tukang Akik Tentang Gempa
    Bukan Supranatural
    Bumi Berguncang Lagi
    Sekilas Tentang Gempa dan Tsunami


    About Dogs and Puppies
    Home is Where the Heart is
    The Hunter
    The Little Dog and The Sea
    No Puppies for Chocolate
    All Dogs Go to Heaven
    Aku Jatuh Cinta


    Football!
    16 Besar
    Tangguh
    Bola Lagi
    The Underdog
    Euro 2004: Lebih baik menyerang
    Euro 2004: Non Partisan
    Euro 2004: Bukan Dongeng Yunani
    Euro 2004: Kursi Panas


    Tentang Perempuan
    Hari Perempuan
    Bencana
    Kartini
    Jodoh
    Sekuhara
    Katakan Aku Cantik
    24
    Dark Energy
    Oret-Oret Seputaran Valentine
    Masih Banyak Lagi
    Lagi-Lagi Tentang Diskriminasi
    Perempuan dan Lelaki
    Bahagia Menurut Para Ilmuwan
    Si Lajang
    The Last Samurai
    My Frist Shalwar Khameez


    Tentang Bangsaku
    Negeri Bencana
    Jakarta, The Next Atlantis
    Potongan
    Natal Di Kampungku
    Berebut Cepu
    Milik Siapa?
    Indo? Indon? Indonesa? Indonesia?
    Anak Yang Hilang
    A Dark Cloud Over Bali
    Manusia Kesepian
    Bukan Anak-Anak Yang Salah
    Masih tentang Sopan Santun
    Sopan Santun
    Lampu Hazard
    Macet!!
    Pisang
    SMOS SMOS
    Kampungku Indah
    A Thirst for Knowledge
    Berita dari Aceh
    Bumi Berguncang Lagi
    Ini Bagian dari Kita Juga
    Persembahan untuk Para Sahabat
    Lawang Sewu dan Fullerton, Semarang dan Malaka
    Tanah dan Air
    Pemilu di Kampungku
    TKI vs TKF
    Pemilu yang Membingungkan
    Plesiran Tempo Doeloe
    Orang Indonesia belum layak punya kebun binatang!
    Kalau Ingin Menyepi....
    Sekali Lagi....
    Sesaat
    Damai
    Dunia Yang Marah


    Work Work Work
    Marah
    Belajar Sabar
    Thank you, SQ
    Minus
    Beijing
    Cosmopolitan
    The Way To Travel
    Topi Sombrero
    A Block in The Blog
    Anak Yang Hilang
    To Jump or Not To Jump
    Mencari Tantangan
    A Thirst For Knowledge
    A Prison In the Middle of The Sea
    Lagi-lagi Tentang Diskriminasi
    Tentang Kerja Fisik
    Graveyard Shift
    Tentang Ruang Pribadi
    Tanah dan Air
    Perempuan dan Lelaki
    My Frist Shalwar Khameez
    Mandi Ditemani Pelangi
    One Usual Grey Afternoon
    Yang Terbaik
    Ketidakpastian
    Comfortable With Uncertainty
    Sunsparc or Sunflower
    Exciting!
    Sudah Tertawa Lagi
    Marah
    Sepi
    Tidur
    Capek
    Masih Tentang Kehidupan di Rig
    Serba-serbi hidup di rig...
    Bad Day
    Sebelum drilling dimulai
    Pride Pennsylvania
    Takut
    Pasca Kebakaran
    Kebakaran!


    Home Away From Home
    Hot Whiskey
    Miskin
    Jauh
    Cosmopolitan
    Balada Si Dengkul
    Kempes
    Bencana
    Menunggu
    Rumah Hantu
    Indo? Indon? Indonesa? Indonesia?
    A Block in The Blog
    The Kuatir
    Tidak Sendiri
    Nostalgia
    Berubah
    Bukan Hantu
    My First Shalwar Khameez
    Masih tentang Pakistan
    Sekelumit Tentang Pakistan dan Islamabad
    Assalamualaikum & Shukriya
    Jenggot
    One year Flew By...
    Setahun Berlalu Bagai Angin....
    Sepi
    Temptations
    Hari Ini Dunia Tiba-Tiba Berwarna
    Lent
    Dingin Tapi Sehat
    Hartland-Kilve Field Trip
    Masih Miskin, dan lain-lain
    Mahasiswa Miskin
    Jadi Mahasiswa Lagi
    Dari Kampus
    Terdampar...
    Tragedi



    Family and Friends....
    Untuk Pak Ton
    Home is Where the Heart is
    Juara
    Kopdar
    Hot Whiskey
    Jauh
    All Dogs Go To Heaven
    Cinta Jilid 1
    Potongan
    Natal Di Kampungku
    Aku Jatuh Cinta
    Balada si Dengkul
    Kempes
    Bencana
    Menunggu
    Kartini
    Rumah Hantu
    Kuatir
    Tidak Sendiri
    Jodoh
    Sekuhara
    Melindas (Flu) Burung
    Tanpa Listrik
    24
    Dengkulku Somplak
    Dark Energy
    Pisang
    Jetlag
    Oret-Oret Seputaran Valentine
    Masih Banyak Lagi
    Si Lajang
    Pemilu di Kampungku
    The Last Samurai
    Mandi Ditemani Pelangi
    Bukan Kacang....
    Setahun Berlalu Bagai Angin......
    One Usual Grey Afternoon
    Dunia Itu Memang Kadang Sempit
    Pagi Setelah Wanarek
    Duka










  • ©2000 Koeniel


    Contact Me


    If you want to be updated on this weblog Enter your email here:


    since 25 March 2006
    rss feed

    Blogdrive





    You can copy or forward these writings, but please mention the source and provide the link to this page

    Silakan mengkopi tulisan-tulisan ini tapi sertakan sumbernya dan link ke halaman ini
    http://my-musings.blogdrive.com








    Clip arts courtesy of Barb's Pic, Barry's Clipart and Microsoft Office Clipart Gallery






















    My Favourite Films:












    CURRENT MOON