Thursday, August 11, 2005
Sekuhara


alone


“Aku ingin  memperkosa dirimu”
“tiap liat dirimu rasanya aku pingin nyeret kamu ke kamar terus mmmm...”
“setelah itu aku ingin menggagahi dan menyetubuhimu sepuasnya... semalam saja...”

“Kurang ajaaaaar!” Sejuta topan badai rasanya ingin muntah dari dada kala membaca sms-sms kasar bernada merendahkan itu di telepon genggamku. Semua dari nomor yang sama, yang tak kukenal. Yang saat ditelepon selalu langsung dimatikan. Dibalas atau tidak dibalas sms terus mengalir. Maka kupikir ini masalah serius, masalah sekuhara, bukan lagi cuma bercanda.


Sekuhara
Sekuhara atau sekushuaru harasumento adalah istilah Jepang untuk sexual harassment atau pelecehan seksual. Ada banyak dokumen di internet mengenai pelecehan seksual, terutama dari website-website di Amerika Serikat, karena di sana masalah sekuhara terutama di tempat bekerja dan sekolah dianggap masalah yang serius sekali. Menurut sebuah artikel di Kompas pelecehan seksual adalah segala macam perilaku berkonotasi seksual yang dilakukan sepihak dan tidak diharapkan oleh yang menjadi sasaran sehingga menimbulkan rasa negatif seperti malu, tersinggung atau marah, pada si korban. Sekuhara itu mengganggu, merendahkan, mengesalkan, menggelisahkan dan membuat takut korbannya dan merupakan pelanggaran terhadap hak-hak si korban.

Tapi apakah pesan-pesan bernada seksual yang merendahkan yang dikirim melalui sms termasuk kategori pelecehan seksual? Ternyata ya, menurut sebuah website yang dapat dikategorikan pelecehan seksual antara lain adalah ‘Verbal or written sexually suggestive or obscene comments, jokes, or propositions’ dan menurut website lain, ini termasuk komunikasi melalui media elektronik. Jadi jelas yang kualami ini adalah termasuk sekuhara. Apalagi komentar-komentar yang ditulisnya jelas-jelas merendahkan martabatku.

Kemajuan teknologi memang sering seperti pisau bermata dua. Sms itu bentuk komunikasi yang berguna sekali, tapi juga bisa jadi alat peneror. Apalagi sekarang ini gampang sekali membeli nomor murah yang bisa langsung dibuang setelah pulsanya dihabiskan. Menurut sebuah website support untuk anak-anak korban bullying atau istilah jaman tahun 80-annya ‘korban gencet-menggencet’ atau gertakan (semisal dari kakak kelas ke adik kelas), untuk menghindari teror melalui sms kita harus menjaga privasi nomor telepon genggam kita dengan ketat.

Aku sendiri merasa sudah cukup menjaga privasi dan tidak sembarangan memberikan nomor telepon, tapi kalau dalam kasusku, seandainya benar pelaku adalah orang yang pernah dekat dengan diriku, berarti cara menghindar seperti ini jadi tidak berlaku.

Merebut Hak Korban
Pacarku jelas marah-marah mendengar kejadian ini. Tapi berhubung dia tinggal jauh sekali dariku yang bisa dia lakukan adalah hanya menelepon dan mengirimiku imil. Imil-imilnya berisi dokumen-dokumen tentang keselamatan pribadi, perkosaan dan serangan seksual terhadap perempuan.

Di salah satu dokumen dikatakan bahwa 80% penyerangan seksual dan perkosaan dilakukan oleh orang yang dikenal korban. Karena itu ia minta aku dengan sangat untuk menjaga diri betul-betul, tidak pulang terlalu malam, tidak bepergian sendirian, selalu waspada dan terlihat percaya diri. Satu lagi jadi jelas di sini – ancaman-ancaman melalui sms itu mengurangi hak-hak si korban, karena mengganggu kebebasannya dan mengurangi haknya untuk merasa aman. Padahal merasa aman adalah salah satu hak hidup kita!


Bukan Kesalahan si Korban
“Say, kayaknya lo jangan pake rok minilo dulu itu deh.” Kata seorang teman lain.
“Lho kenapa?”
“Ya sapa tau elo membuat laki-laki jadi napsu.”

Langsung kata-kata itu disambut dengan protesku dan beberapa teman lain. Mengapa jadi kebebasanku yang terkurangi? Mengapa para lelaki itu tidak diajar untuk me-manage nafsu-nafsunya dengan benar? Lagipula aku kan tidak berparade dengan bikini di depan umum?

Di sebuah website support untuk korban pelecehan seksual memang disebutkan bahwa seringkali reaksi masyarakat adalah jadi menyalahkan korban. Bukannya menyoroti tingkah laku si pelaku yang jelas salah, malahan menyoroti gaya berpakaian, gaya hidup dan kehidupan pribadi si korban. Si korban tiba-tiba sekaligus jadi tertuduh. Mungkin ini berasal dari fiksi atau mitos mengenai perkosaan yang banyak dipercaya masyarakat (dan yang menurutku juga berlaku untuk masalah pelecehan seksual). Dalam website lain disebutkan:

Mitos: Wanita baik-baik tidak bakalan diperkosa
Fakta: Tidak ada pola yang menunjukkan jenis atau umur tertentu pada korban perkosaan

Mitos: Pria normal tidak memperkosa
Fakta: Kebanyakan pemerkosa bukanlah orang tak dikenal, atau orang yang terlihat aneh atau yang mentalnya tidak stabil. Pemerkosa bisa siapa saja, teman kerja, teman sekolah, saudara, ayah

Mitos: Laki-laki tidak bisa menahan diri. Pemerkosaan terjadi karena lelaki tidak bisa mengontrol nafsu seksualnya.
Fakta: Seksualitas laki-laki bukanlah sesuatu yang tidak bisa dikontrol. Lelaki yang memperkosa memang secara sadar memilih untuk memperkosa.

Mitos: Perempuan yang diperkosa memang menantang untuk diperkosa
Fakta: Pemerkosaan adalah kejahatan kekerasan yang tidak akan pernah diharapkan oleh siapapun, dan tidak ada hubungannya dengan bagaimana si korban berpakaian, bertingkah laku atau berpikir

Orang Sakit
“Udah gak usah dipikirin, Nyil.”
“Ganti nomer henpon aja coy.”
“Dasar orang gila. Sakit jiwa kali tuh orang.”
“I think he is one sick person.”
“Coba kalo ketemu, gua bacok kepalanya.”
“Kesian juga tuh dia napsu gede tenaga kurang kali.”
“Frustrasi kali, dan nggak punya duit buat beli pula!”
“Kita laporkan ke polisi aja nduk.”

Begitu komentar orang-orang di sekitarku. Dan aku masih bertanya-tanya, siapa dia yang sudah dengan begitu kurang ajar dan tak beradabnya merambah masuk ke wilayah pribadiku. Ini kali kedua aku menerima sms-sms seperti ini. Beberapa bulan yang lalu dari nomor berkepala 0817, sekarang dari 0815. Tapi nadanya mirip, jadi kupikir ini dari orang yang sama. Ingin kubunuh dan kuinjak-injak bajingan satu itu, yang berani mengoyakkan kehormatanku, walau hanya dengan kata-kata! Tapi siapa dia?

Dia pasti mengenalku karena sms-nya langsung menyebut namaku, menyapa akrab. Tapi siapa dia? Aku jadi gelisah melihat ke kanan-kiri mencari dan meraba – siapa gerangan penyiksa ini, yang mengancam dan menghinaku? Salah apa aku padanya. Apa dia orang yang pernah tersakiti hatinya olehku?

Lalu kuingat-ingat para lelaki yang pernah dekat denganku, lalu tiba-tiba menjauh. Apa mereka ini sakit hati? Tapi apa mereka tidak tahu bahwa kalau aku menyambut pendekatan mereka, rasaku adalah ketertarikan juga yang tulus dan jujur? Bukan cuma main-main atau menggoda. Dan saat-saat akhirnya kupikir hubungan-hubungan itu tidak akan berjalan baik, pasti kunyatakan dengan jujur apa adanya. Dan bukan tanpa teririsnya hati juga. Mengapa mereka tega menyimpan dendam?

“Heh, elo tuh di kasus ini adalah korban. Jangan merasa bersalah! Emang begitu tuh jeleknya jadi korban sekuhara. Udah jadi korban, sering masih merasa bersalah pula.”

Oh ya betul. Sudahlah. Kuanggap saja dia orang sakit jiwa dan kutunjukkan padanya, bahwa aku tidak jadi ‘down’ dengan sms-smsnya. Marah, kesal, merasa terhina, ya. Tapi setelah beberapa hari sudah biasa lagi. Dia tidak akan bisa menterorku, si orang sakit jiwa itu.

Jakarta 11 Agustus 2005

 


Posted at 01:56 pm by koeniel

apey
March 2, 2007   11:34 PM PST
 
Niel..ikut geram juga denger story mu jeng. So pathetic bgt nih pengirimnya...kayaknya emang dia org yg pernah di kenal, gak tau kesambet apa nih orang jadi neror gitu ya...but, could be its not a man loh...what if he's a she? bisa jadi ada cewek split personality kirim kamu beginian..be tough ya
Niken
October 24, 2005   09:26 AM PDT
 
salam kenal dari niken

just wondering, apaan yang bikin orang harrase woman? not from the woman, but from the harraser. Trus, apa sih profile orang yang melecehkan perempuan? maybe, if you understand that, you can forgive him and move on with your life.

weiii thats a good idea to think about. As if ga da kerjaan, well salam kenal yahhh hi hi hi
Koeniel
August 29, 2005   05:17 PM PDT
 
Wow.... back to the online world. Sorry friends, I have been away for too long - yep, diving and photo hunting trip. The report will be coming soon.

Thanks for all your simpathy and concern.

Stephen: I'm back. thanks!! will be down to your blog shortly

Irene: as always I like your view on things hahahaha...

dee: thx! sure, just contact me through the contact form in the lower right corner, you'll reach my email and I'll reply to it!

naga: thx. may the force be with u too

dewi: iya ni... abis dari bali. posting and photos will be posted soon

tina: iya nih... penggemar :)

atta: thx!

stephen: thx for putting my link in ur blog

ricorea: ho-oh sih, bisa diliat begitu sih. tapi sex itu buat gue adalah sebuah bentuk kasih sayang, jadi harus dilakukan (atau dibicarakan) dengan respect gitu loh. orang ini sih napsu doang n ga punya respek sama gue, makanya gue sebel. cewe tuh merasa terhina loh dengan advance yang berbau seksual tapi tidak dilakukan dengan penuh hormat atau dalam rangka kasih sayang...

amel: betul!

ozzie: betul juga ya, but it's a big job :(

daus: bener, makanya korban perkosaan menderita berlipat kali!

D-eby: thx!

Angela: thx!

Pak zuki: iyah, sekarang aku cuekin ajah...

apey: thx I'll be tough....

lili: wah kamu aja pernah digangguin. jadi teoriku bener ya, bukan karena pakaian kan?

julinda: thx!

mpokb: yep, moga-moga dia bosen...

Nona: thx :)

Nino: iya deh, belajar cuek nih, dan judes juga hahahaha.... emang ga bisa tuh...

deedee: thanks :D we are special ya... ingat mantra - aku cantik, aku cantik, aku cantik hehehehehe
dee
August 25, 2005   09:36 AM PDT
 
niel... thx ya commentsnya d blogger gw! ;) hmm... sms kaya begitu mah cuekin aja.. kalo elo juga kepancing marah2 yaaa... brarti dia sukses ngejailin elo...
yakini saja bahwa dia itu pemuda2 tanggung tanpa pekerjaan yang jelas shg punya waktu banyak untuk nulis sms2 ga guna begitu.. hehe... can i have you e-mail, btw? i love your work of photography.... and have got plent to ask... ;)

>dee<
dewi
August 24, 2005   04:38 PM PDT
 
Huhuhuhu pasti lagi asik jalan2 niy ampe lama gak posting yang baru :)
miss yaa
amel
August 15, 2005   03:09 AM PDT
 
setuju mba! kalau baca koran2 tg gimana korban berpakaian pasti di garis bawah tulis tebel alias terlihat sangat penting. udah jadi korban kok masih dijelekin :(

oya mba, jangan ganti nomer hp, mungkin itu bakalan bikin orang itu puas & merasa menang.

pernah baca: telkomsel mengembangkan tekno untuk mencegah sms2 spam (semacam itulah) kalau mencegah sms sekuhara...???
daus
August 13, 2005   08:19 PM PDT
 
kalao dilaporin ke pulisi bisa nggak ya, niel? kalo ente tau siapa si pemilik nomor itu, bukannya elo lebih gampang ngelapor? soalnya kalaw di luar ngerei, hal yg kayak gituan bisa aja dituntut?!

(di indo, jangankan SMS, diperkosa aja kadang masih suka ditanya, "buktinya mana?". nunggu halim dulu kali yakz?!)
D-eby
August 13, 2005   02:49 AM PDT
 
This man is pathetic

Well outside who whose, being calm and sensible are the only way to dismiss this unmoral behaviour.
I guess the man behind the sms is highly intended to be a coward for his whole life.

For you ..well just put your big smile and buy a nice cup of java to relax yourself.
Have a nice weekend.
Angela
August 12, 2005   11:09 PM PDT
 
hi niel, aku turut prihatin dengan kejadian yang dikau alami. semoga si gila gak ganggu kamu lagi.

"may God bless and keep u safe!"


zuki
August 12, 2005   08:41 PM PDT
 
kalau orangnya nggak berani jawab telepon, ya udah biarin aja. kalau ada sms lagi masuk, hapus aja. jangan tergoda jadi marah ... anjing menggonggong, kafilah berlalu ...

tarik nafas dalam-dalam ... biarkan si anjing menggongong ... kafilah tetap berlalu ...

btw, perlu dicariin hacker untuk menelusuri? :-P
Ireyna
August 12, 2005   07:01 PM PDT
 
temen deket aku pernah ketemu model orang kaya gini. dan itu lebih parah lagi. selain sms2 melecehkan dan mengancam, org gila itu neleponin temenku tengah malem lewat nomor yang beda2 dan tiap diangkat cuman kedengeran desahan nafas aja sambil sesekali nyebut nama temenku itu.

ih orang yang aneh.
psycho.

buat koenil, ati2 selalu ya.. dan kalo bisa sih memang sebaiknya selalu berada di tengah orang banyak...

duh semoga ga ada apa2 deh. aku jadi ikut deg2an dan geregetan.
Name
August 12, 2005   06:40 PM PDT
 
Kayanya emang terror deh mb, buktinya tau betul nama sapaan akrab segala. Btw kemaren sempet kaget juga pas liat berita di Tipi soal murder di kos2an temen, deket Binus. Katanya siy prime suspect-nya penjaga rumah, padahal dulu Dewi pernah nginep di situ n ngeliat tuh penjaga rumah biasa2 aja tongkrongannya. We just never knw kapan kejahatan bakal terjadi, but jaga diri emang langkah terbaik. Sabar n tenang mbak, menghadapi org sakit..
Lili
August 12, 2005   02:52 AM PDT
 
Kalau Ummi lebih aneh lag, tuh org berani langsung tel, gak pake sms lagi.
Pernah Abi tersambung sama tuh org, n langsung di ancam sama Abi, kalau dia akan cari tuh org sampe dapet, pake anceman akan usaha lewat BAKIN, padahal bohong ajah.
Alhamdulillah, tuh org ga berani tel lagi.
Ini termasuk teror jg gak sih?
Julinda
August 11, 2005   08:47 PM PDT
 
I am so sorry that this is happening to you Nil.
Agree with what others say, jangan panik, don't show your anger and emotions. Agree with what your boyfriend said, hati-hati and jaga diri baik-baik.

mpokb
August 11, 2005   05:45 PM PDT
 
kesian juga ya tu orang. gak berani menghadapi elo secara langsung. laki orang kali, niel. tabah ya non, paling2 ntar bosen sendiri.
Nona
August 11, 2005   05:22 PM PDT
 
My dear friend Koenil... segala sesuatu ada resikonya... menurut gua elo jgn menunjukkan ekspresi kesal or marah... krn biasanya org2 yg aneh spt si misterius itu justru semakin gila n hot ketika melihat or tahu kamu emosi...

oh iya, apa elo yakin kalo si pengirim itu laki2? bisa saja dia perempuan koen... jadi benar yg dibilang kekasih-mu itu spy kamu hati2 krn kemungkinan besar si misterius itu adalah orang2 yang nga jauh dari kamu...

Be patient and be strong girl !

Love you,
Nona-Abe,
&Little Joshua
Nino
August 11, 2005   03:31 PM PDT
 
Seringlah soal begini mampir, apalagi kalo kita kerja ditempat yang dominasi prianya lebih besar, never feel guilty apalagi show fear. Karena itu biasanya bikin the losser makin senang dan semangat. Startegi ku biasanya no respon at all, just like you never heard or got it, apalagi model dia yang losser. Kalo modelnya langsung depan muka, entah karena aku judes n galak kali ya, but always show "the don't mess with me" mode. This usually work, I think they don't like mean victim...

Met belajar cuak n judes mbak :D
 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments







Previous Entry Home Next Entry


me:
female, Indonesian
geologist, diver
bookworm
photography hobbyist
Jakartan
lives in Singapore







Travel Photo Album



Book Collection



All About Diving



Movie Page


All About Dog




kotak sapaan:



   






Home


Previous Entries

  • About Books and Films
  • From Diving Trips
  • Travel Notes

  • Sepakbola! Ole Ole Ole!
  • Gempa, Tsunami & Bencana Geologi

  • Tentang Jomblo, Jodoh & Perempuan
  • Tentang Bangsaku
  • Saat Merenung....

  • Keluarga, Teman & Hidup Sehari-hari
  • About Dogs and Puppies
  • Di Negeri Orang

  • Dunia Kerja
  • My Offshore Life

  • Kala hati bicara....


  • Written in English





    'Neighbours'

    Bule Irish
    All About Chocolate
    Krisna
    erwin@terong
    Dongeng Geologi
    Ekonomi Migas
    Indonesia Today
    Bataviase Nouvelles
    Planet Singapura
    Mimbarnya Pak Mimbar
    A Little Bit of Everything
    Beritakan
    Lamunan Sejenak
    Busy Brain
    Di Suatu Hari
    Warung Kopi MpokB
    Razar Media
    Irene's Journeys
    Carpe Dieblog
    Mi Familia
    Deedee's World
    Mia's Lounge
    Qeong Ungu

    'Lounges and Coffee Shops'

    Kapal Selam Underwater Photography
    Kapal Selam Dive Club
    AREK KAJ
    Sahabat Museum
    Sahabat Museum @ Friendster






    Old Musings & Stories


    Dive Notes
    Balinese Underwater Monster
    Butterfly & Layang Layang
    Underwater Countdown
    My First Mola mola
    Mola mola
    Tergila-gila Pada Kehidupan Bawah Air
    Sanghyang, Where Underwater Deities Dwell
    Tentang Penyu
    Life Wins
    Bumi Berguncang Lagi
    Not Just A Shark Tale
    Dari Dasar Laut
    Dari Dasar Kolam


    Travel Notes
    Di Tanah Kering Bebatuan
    Minus
    Beijing
    The Moon Over Alton
    The Way To Travel
    A Rainy Day in Ambon
    The Irish Experience
    Bukan Hantu
    Kota Bata Merah
    Tentang Penyu
    Kampungku Indah
    Persembahan Untuk Para Sahabat
    Lawang Sewu dan Fullerton, Semarang dan Malaka
    Plesiran Tempo Doeloe
    Mandi Ditemani Pelangi
    Kalau Ingin Menyepi...
    Barcelona
    Coretan Musim Semi: 10. Akhir
    Coretan Musim Semi: 9. Menang
    Coretan Musim Semi: 8. Romansa
    Coretan Musim Semi: 7. Hantu
    Coretan Musim Semi: 6. Sacre Triduum
    Coretan Musim Semi: 5. Granit
    Coretan Musim Semi: 4. Pulau
    Coretan Musim Semi: 3. Matahari
    Coretan Musim Semi: 2. Hujan
    Coretan Musim Semi: 1. Semi
    Monument Valley
    Grand Canyon
    Kisah Musim Dingin: 11. Business Class
    Kisah Musim Dingin: 10. London
    Kisah Musim Dingin: 9. York
    Kisah Musim Dingin: 8. Salju
    Kisah Musim Dingin: 7. Aberdeen lagi
    Kisah Musim Dingin: 6. Edinburgh
    Kisah Musim Dingin: 5. Aberdeen
    Kisah Musim Dingin: 4. Ke Utara
    Kisah Musim Dingin: 3. The Field Trip
    Kisah Musim Dingin: 2. Derbyshire
    Kisah Musim Dingin: 1. London
    from the Peninsula: 17. An enlightening trip
    from the Peninsula: 16. War and other things
    from the Peninsula: 15. Back in Singapore
    from the Peninsula: 14. A night on the bus
    from the Peninsula: 13. Back to Malaysia
    from the Peninsula: 12. The City of Angels
    from the Peninsula: 11. Palaces & Dead Soldiers
    from the Peninsula: 10. the train journey
    from the Peninsula: 9. About Penang
    from the Peninsula: 8. The Drive around Penang
    from the Peninsula: 7. About KL
    from the Peninsula: 6. About Malaka
    from the Peninsula: 5. in old Malaka
    from the Peninsula: 4. Green Singapore
    from the Peninsula: 3. About Museums
    from the Peninsula: 2. the amazing Singapore
    from the Peninsula: 1. my 1st trip abroad
    White beaches, Coconut trees, Gorgeous sunset
    Wild Whirling Wet WhiteWater Adventure!
    Gunung Gede


    Book and Film Reviews
    Bobby
    Babel
    What The [Bleep] Was That?
    Joining The Throng - The Book Baton
    Manusia Kesepian
    Horor
    Mencari Tuhan
    The Last Samurai
    Coretan Musim Semi 7: Hantu


    Kisah-Kisah Bumi
    Negeri Bencana
    Dongeng Tukang Akik Tentang Gempa
    Bukan Supranatural
    Bumi Berguncang Lagi
    Sekilas Tentang Gempa dan Tsunami


    About Dogs and Puppies
    Home is Where the Heart is
    The Hunter
    The Little Dog and The Sea
    No Puppies for Chocolate
    All Dogs Go to Heaven
    Aku Jatuh Cinta


    Football!
    16 Besar
    Tangguh
    Bola Lagi
    The Underdog
    Euro 2004: Lebih baik menyerang
    Euro 2004: Non Partisan
    Euro 2004: Bukan Dongeng Yunani
    Euro 2004: Kursi Panas


    Tentang Perempuan
    Hari Perempuan
    Bencana
    Kartini
    Jodoh
    Sekuhara
    Katakan Aku Cantik
    24
    Dark Energy
    Oret-Oret Seputaran Valentine
    Masih Banyak Lagi
    Lagi-Lagi Tentang Diskriminasi
    Perempuan dan Lelaki
    Bahagia Menurut Para Ilmuwan
    Si Lajang
    The Last Samurai
    My Frist Shalwar Khameez


    Tentang Bangsaku
    Negeri Bencana
    Jakarta, The Next Atlantis
    Potongan
    Natal Di Kampungku
    Berebut Cepu
    Milik Siapa?
    Indo? Indon? Indonesa? Indonesia?
    Anak Yang Hilang
    A Dark Cloud Over Bali
    Manusia Kesepian
    Bukan Anak-Anak Yang Salah
    Masih tentang Sopan Santun
    Sopan Santun
    Lampu Hazard
    Macet!!
    Pisang
    SMOS SMOS
    Kampungku Indah
    A Thirst for Knowledge
    Berita dari Aceh
    Bumi Berguncang Lagi
    Ini Bagian dari Kita Juga
    Persembahan untuk Para Sahabat
    Lawang Sewu dan Fullerton, Semarang dan Malaka
    Tanah dan Air
    Pemilu di Kampungku
    TKI vs TKF
    Pemilu yang Membingungkan
    Plesiran Tempo Doeloe
    Orang Indonesia belum layak punya kebun binatang!
    Kalau Ingin Menyepi....
    Sekali Lagi....
    Sesaat
    Damai
    Dunia Yang Marah


    Work Work Work
    Marah
    Belajar Sabar
    Thank you, SQ
    Minus
    Beijing
    Cosmopolitan
    The Way To Travel
    Topi Sombrero
    A Block in The Blog
    Anak Yang Hilang
    To Jump or Not To Jump
    Mencari Tantangan
    A Thirst For Knowledge
    A Prison In the Middle of The Sea
    Lagi-lagi Tentang Diskriminasi
    Tentang Kerja Fisik
    Graveyard Shift
    Tentang Ruang Pribadi
    Tanah dan Air
    Perempuan dan Lelaki
    My Frist Shalwar Khameez
    Mandi Ditemani Pelangi
    One Usual Grey Afternoon
    Yang Terbaik
    Ketidakpastian
    Comfortable With Uncertainty
    Sunsparc or Sunflower
    Exciting!
    Sudah Tertawa Lagi
    Marah
    Sepi
    Tidur
    Capek
    Masih Tentang Kehidupan di Rig
    Serba-serbi hidup di rig...
    Bad Day
    Sebelum drilling dimulai
    Pride Pennsylvania
    Takut
    Pasca Kebakaran
    Kebakaran!


    Home Away From Home
    Hot Whiskey
    Miskin
    Jauh
    Cosmopolitan
    Balada Si Dengkul
    Kempes
    Bencana
    Menunggu
    Rumah Hantu
    Indo? Indon? Indonesa? Indonesia?
    A Block in The Blog
    The Kuatir
    Tidak Sendiri
    Nostalgia
    Berubah
    Bukan Hantu
    My First Shalwar Khameez
    Masih tentang Pakistan
    Sekelumit Tentang Pakistan dan Islamabad
    Assalamualaikum & Shukriya
    Jenggot
    One year Flew By...
    Setahun Berlalu Bagai Angin....
    Sepi
    Temptations
    Hari Ini Dunia Tiba-Tiba Berwarna
    Lent
    Dingin Tapi Sehat
    Hartland-Kilve Field Trip
    Masih Miskin, dan lain-lain
    Mahasiswa Miskin
    Jadi Mahasiswa Lagi
    Dari Kampus
    Terdampar...
    Tragedi



    Family and Friends....
    Untuk Pak Ton
    Home is Where the Heart is
    Juara
    Kopdar
    Hot Whiskey
    Jauh
    All Dogs Go To Heaven
    Cinta Jilid 1
    Potongan
    Natal Di Kampungku
    Aku Jatuh Cinta
    Balada si Dengkul
    Kempes
    Bencana
    Menunggu
    Kartini
    Rumah Hantu
    Kuatir
    Tidak Sendiri
    Jodoh
    Sekuhara
    Melindas (Flu) Burung
    Tanpa Listrik
    24
    Dengkulku Somplak
    Dark Energy
    Pisang
    Jetlag
    Oret-Oret Seputaran Valentine
    Masih Banyak Lagi
    Si Lajang
    Pemilu di Kampungku
    The Last Samurai
    Mandi Ditemani Pelangi
    Bukan Kacang....
    Setahun Berlalu Bagai Angin......
    One Usual Grey Afternoon
    Dunia Itu Memang Kadang Sempit
    Pagi Setelah Wanarek
    Duka










  • ©2000 Koeniel


    Contact Me


    If you want to be updated on this weblog Enter your email here:


    since 25 March 2006
    rss feed

    Blogdrive





    You can copy or forward these writings, but please mention the source and provide the link to this page

    Silakan mengkopi tulisan-tulisan ini tapi sertakan sumbernya dan link ke halaman ini
    http://my-musings.blogdrive.com








    Clip arts courtesy of Barb's Pic, Barry's Clipart and Microsoft Office Clipart Gallery






















    My Favourite Films:












    CURRENT MOON