Tuesday, August 30, 2005
Jodoh

sepasang bebek

Beberapa bulan yang lalu aku menelurkan sebuah tulisan yang agak mentertawakan diri sendiri, yaitu tentang aku yang dibilang punya energi hitam yang menjauhkan jodoh (Dark Energy). Tulisan itu menimbulkan banyak komentar di berbagai forum, baik online lewat japri maupun secara publik, dan offline lewat telepon maupun komentar langsung saat bertemu.

Kebanyakan jadi jatuh kasihan karena mengira aku ini desperate karena kesulitan cari pacar. Ada yang bilang aku perlu diruwat. Ada yang bilang, “Sabar, jodoh akan datang sendiri.” Yang lain berkata, “Banyak-banyaklah berdoa supaya segera diberi jodoh.” Ada yang berkomentar, “Makanya dandan yang feminin biar laku.”

Teman yang mendengar komentar yang terakhir marah-marah, “Kurang ajar bener sih itu orang. Huh dia nggak tau, kita ini laku banget punya banyak cowok.” Lho kok jadi dia yang marah. Aku sih cuma tertawa-tawa saja mendengar komentar-komentar itu. Lha wong kesulitanku bukan mencari pacar je. Malah sebaliknya mungkin.

Aku sih sudah biasa mendengar banyak komentar model begini. Setelah bertahun-tahun didorong-dorong kanan kiri depan belakang atas bawah untuk segera punya jodoh, didoakan dari segala penjuru supaya segera dapat jodoh, atau malah dikasihani karena tidak segera punya jodoh, aku sudah punya jawaban-jawaban standar yang sopan dan diplomatis, atau kadang lucu, yang otomatis meluncur dari mulut untuk komentar-komentar semacam itu.

Yang mengherankan malah sebenarnya mendengar komentar yang beda dari yang lain, yang malahan telak menuju sasaran. Komentar yang datang dari seorang senior Arek KAJ ini, seorang yang dari wajahnya pun tampak tenang dan bijak, kira-kira begini, “Sepertinya kamu sudah menemukan jodohmu.... Kalau dia bisa membuatmu tenang, dialah jodohmu...” Jeli juga dia membaca tulisanku, menebak dengan tepat hanya dari sebuah kalimat kecil di ujung tulisan.

Tapi apa sih sebetulnya ‘jodoh’ itu. Apa benar kata beliau aku sudah menemukan jodohku? Karena penasaran, aku bertanya kanan-kiri pendapat orang tentang jodoh.

Pendapat teman-teman bermacam-macam, mulai dari ‘Jodoh itu sesuatu yang sama-sama saling mau, dari sono mau dari sini mau dan ketemu pada saat yang sama’  atau ‘jodoh itu kan soulmate, seseorang yang sudah dipilih oleh Tuhan (dengan asumsi Tuhan itu ada) sebelum kita lahir, untuk menjadi pasangan hidup kita’.

Yang lain mendefinisikan jodoh sebagai ‘seseorang yang kepadanya kita berjanji untuk sehidup dan semati dihadapan Tuhan’ atau ‘dengan siapa kita merasa klop satu sama lain, merasa dia adalah bagian dari hidup kita.. n tentu itu di ikat oleh satu ikatan, yg namanya perkawinan’. Ada yang mendefinisikannya sebagai ‘pasangan yg digariskan oleh Tuhan’ atau ‘pasangan sehidup semati’. Ada yang tidak tahu definisi jodoh itu apa tapi menyatakan bahwa ‘kalau jodoh pasti cinta, tapi cinta belum tentu jodoh’.

Akhirnya setelah mendengarkan ringkasan banyak pendapat itu sobatku Ucup menyimpulkan. “Jadi jodoh itu ada dua syaratnya. Satu keduanya harus soulmate alias berbelah jiwa, yang satu lagi mereka harus diresmikan dalam sebuah pernikahan.”

Wah, padahal tadinya kukira jodoh itu adalah terjemahan langsung dan tepat dari ‘soul mate’ yang akhirnya harus ‘hanya’ kuterjemahkan sebagai ‘belahan jiwa’. Karena ternyata menurut teman-teman yang semuanya berlatar belakang budaya Indonesia itu jodoh tidak cukup hanya meliputi kecocokan sebuah pasangan atau sebuah bentuk cinta dari pasangan, tetapi mencakup juga persetujuan dan restu dari masyarakat (dan Tuhan) yang dijabarkan dalam bentuk perkawinan.

Jadi rupanya jodoh itu bukan sekedar terjemahan dari soulmate. Jodoh yang adalah kata Bahasa Indonesia itu juga jadi punya arti khusus yang hanya ada dalam konteks budaya Indonesia. Jadi walaupun sepasang manusia sudah saling merasa berbelah jiwa, belum tentu mereka berjodoh! Karena seandainya mereka tidak terikat dalam sebuah tali perkawinan maka mereka tidak akan disebut sebagai berjodoh.

Kesimpulan ini kurang lebih sama seperti yang dinyatakan oleh rekan Angela dalam diskusi tentang jodoh yang kumulai di Forum Blogfam. Menurutnya jodoh itu definisinya sederhana, seseorang yang membuat kita merasa complete, utuh, bahagia (seperti definisi soul mate atau belahan jiwa menurutku), tapi dalam masyarakat kita lalu diberi berbagai frame menurut agama dan budaya.

Karena ingin tahu, kubuka kamus Bahasa Indonesia Poerwadarminta 1983. Di situ lebih nyata lagi, jodoh diartikan sebagai: 1. imbangan (suami atau isteri); 2. pasangan (barang apa yang cocok sehingga menjadikan sepasang; 3. sepadan, cocok, serasi, sesuai benar, setuju. Berjodoh diartikan sebagai berpasangan, bersuami (beristeri) atau kawin dengan, sedang menjodohkan berarti mempertunangkan, memperisterikan, mempersuamikan atau mengawinkan. Betul-betul telak memasukkan unsur perkawinan.

Jadi sebetulnya tebakan Mas Bijak di atas tadi sedikit meleset. Memang benar sudah kutemukan soulmate -ku, belahan jiwaku, orang yang bisa membuat hidupku tenang, yang bisa meredam ledakan-ledakan jiwaku, yang bisa membuatku tetap jadi diriku di manapun dan di saat apapun aku berada.

Sudah kutemukan orang yang bersedia mengerti keanehanku, yang menerimaku apa adanya, yang bisa mengikuti sayap-sayapku yang selalu ingin terbang, kaki-kakiku yang selalu gelisah, sekaligus selalu membuatku ingin pulang kepadanya. Yang bisa membiarkan aku berloncatan kesana kemari, memberiku keleluasaan dan kebebasan yang besar sehingga aku bisa berdiri menantang angin, tapi juga tetap bisa berlindung padanya saat badai. Orang yang bisa menerima bahwa aku ini berada di tengah-tengah dua dunia – dunia tradisional oriental dengan segala kesungkanan dan tata krama dan ikatan persaudaraan dan kemunafikannya sekaligus dunia modern yang bebas merdeka dengan segala keegoisannya.

Ya sudah kutemukan dia yang membuatku utuh dan bahagia. Tapi....... kemungkinan dia bukan jodohku, karena jodoh punya syarat lain yang harus dipenuhi.

Ah, aku kok jadi kepingin bilang persetan pada dunia.

Seandainya bisa, rasanya aku jadi tidak ingin mencari jodoh.


Jakarta, 29 Agustus 2005

click here for more writings about women, soulmates and being single



Posted at 09:06 am by koeniel

Alfie
March 3, 2009   06:48 PM PST
 
m.....m....
jodoh ?? ga ada yang pasti coz kita masi punya agama budaya dan norma selama masi jd manusia ga biasa hindarin yg diatas yang pasti
jalanin aj ni hidup makin lama hidup makin banyak belajar
D-eby
March 2, 2007   11:31 PM PST
 
Halo...lama juga tulisan berikutnya muncul yak !? sibuk kemana bu !?
Jodoh.....hm..batasan arti jodoh hanyalah buatan manusia, I am not quite sure what should I said to you, if you love what you have now then just enjoy it as long as you could, if it can stay eternally with you then it is your fate and if it not...you still have better thing in the future.
How other perceive your love life...well don't bother too much with them.
Hanny
March 2, 2007   11:29 PM PST
 
Dear koeniel,

Seems u've found ur soulmate but u can't have him ya? Aduh mbak, u're so talented ... i adore you :)

Musti belajar buanyaaaakkk dari kamu :)
Z
January 4, 2007   12:00 AM PST
 
kalo jodoh itu tuhan yang nentuin, kenapa banyak yang cere terus bilangnya bukan jodohnya...karena itu saya berpendapat demikian. tuhan hanya ngasih liat "ini loh orang yang baik buat kamu, saya restui"..abis itu yah tergantung manusianya, dia mo nerima orang yang baik itu ato dia gak mau ngehirauin orang itu. kalo dia milih orang itu ya, sekarang semua ada di tangan manusia, pinter2 ngejalanin hubungan itu. yang namanya jodoh itu ya kalo kita tanggap ama petunjuk tuhan tentang ' orang baik' itu n kita melihara baik2.......
Z
January 3, 2007   11:48 PM PST
 
Wah...gue jadi penasaran soal jodoh itu seperti apa...sampai saat ini gue masih berpendapat kalo jodoh itu ada di tangan manusia sendiri, tapi tuhan lah yang ngerestuin kalo orang itu emang baik buat kita. tandanya kalo tuhan udah ngerestuin yah mungkin dengan lancarnya hubungan kita, walaupun berantem tuh tetep ada karena wajar banget. kalo tuhan udah ngerestuin n kita udah sreg banget ama pasangan kita, sekarang kita tinggal ngejalanin hubungan itu dengan sebaik2nya dengan menjaga dan memelihara, terus jurus terakhir berdoa deh supaya tetep direstui n' tetep lancar2 aja gitu....abis itu keputusan yang bener2 kalo dia jodoh apa nggak yah ada di tangan cowoknya.keputusannya dia milih kita untuk menjadi jodohnya atau tidak. jodoh ya pasti berujung sama perkawinan, gak bisa gak... (manusia)...
madamme
November 22, 2005   03:53 PM PST
 
Hallo mbak Koenil, gw abis baca dark energy trus baca ini...

Hmm...seems like everything in my mind has been written out by you!! Jadi serasa baca pikiran sendiri, dan to be honest I'm quite relieved knowing that somebody out there is having the same thoughts as me....so I'm not a freak...:)

Lately I've come to a conclusion that being married does not mean you're a better person. Many of them show indecent behaviour, unfaithfulness, no commitment to what they are always so proud of, MARRIAGE!

What somehow puts them in this 'higher level' in society is this one parameter, 'married' status, no more, no less.
We may not have (yet) this one paramater, but we have other qualities we can always be grateful for :))

And yes, life is too beautiful to be filled with this kind of annoying thoughts..

So..See no evil, hear no evil, just enjoy the ride......:)
ryan
November 20, 2005   05:32 PM PST
 
soulmate,belahan jiwa itu ada dan diciptakan untuk ada oleh ALLAH..percayalah!!

tapi kawan..soulmate atau belahan jiwa belum tentu menjadi jodohmu..

nyaman??juga belum tentu itu menjadikan jodohmu??

apakah itu JODOH??

nanti yaaa....
ijul
September 19, 2005   01:29 AM PDT
 
menarik. topik jodoh ga pernah berhenti diperbincangkan. selalu menarik. di mana pun. umm, jodoh, kayaknya ada tenggang waktunya deh. ada yang jodohnya panjang, ada yang pendek. selama masih nikah (yup, mesti nikah...hahaha) sama tuh orang, ya masih berjodoh. kalo dah cere atau mati, ya jodohnya sampe situ aja. maunya sih, jodoh dunia akhirat, ya ga? kalo soul-mate, kayaknya itu bisa-bisanya kita aja deh melabeli orang yang kita anggap paling cocok ama kita. mau dilabelin kata yang lain, boleh aja tuh. salaam. ijul.
daon
September 16, 2005   08:50 PM PDT
 
umm kalo dah nikah emangnya selalu jodoh yak?? nah kalo ada yang cere kayak artis2 itu gimana mbak???
jodoh for a temporary time span?? jadi inget pilem kungfu... "sampai disini jodoh kita, semoga kita berjodoh dipertemuan kelak" (pendekar pemanah rajawali :P)
jodoh... au ah gelap deh
apey
September 12, 2005   02:17 PM PDT
 
ehmm...rasanya gatel kalo gak ikutan disini pasca commentmu di posting gw yg seputar jodoh itu jeng..well, selamet deh kalo udah nemu pasangan yg bisa bener2 share, caring and loving you just the way you are. Tinggal mantepin hati buat melangkah ke jenjang berikutnya kan..org blg nikah juga ibadah tuh..(gaya ngomong kayak gw sendiri seolah2 gak ada problem bgt gitu yaa..hehe) be happy deh jeng *hugs*
zuki
September 5, 2005   08:18 PM PDT
 
Membaca tulisan ini dan membayangkan wajah Koeniel ... yang saya bisa lakukan hanyalah tersenyum ... senyum penuh arti .. :-)
Anton
September 2, 2005   06:53 AM PDT
 
Yup! Gak ada habisnya, itulah cinta. SMA dulu, aku begitu terobsesi tentang cinta lantaran sering baca cerpen cinta, seperti karya voltaire, L'ingenu. Tp waktu adalah proses pendalaman cinta menurutku, soal "memiliki" akupun masih bingung. Kali aja mbak nila sudah mengerti soal ini...
Lili
September 2, 2005   02:50 AM PDT
 
mbak ku yg satu ini udah feminim kok, cantik kok, supel kok, lovable kok duh apa lagi yah?
org2 sok kenal tapi gak kenal.

Seneng bisa pelukkan lagi sama kami weekend lalu.

siip, anjing mengonggong kafilah berlalu. So, omongan org anggap angin semilir nan sepoy sepoy menyegarkan dan itu lewat deh...jadi jadilah diri sendiri..setuju dah.
rini
September 1, 2005   09:43 AM PDT
 
aduh, koenil, lama 'gak muncul... tau-tau ngomongin jodoh :D yg penting happy deh, kalo bisa ditambah dengan life partner sejati yah itu grand bonus.

glad to have you back!
Karunia
August 31, 2005   04:09 PM PDT
 
Salam kenal ya, tulisanmu dalem dan asik di baca kaya baca cerpennya Leila S. Chudori jaman dulu ha ha...dan gak berasa udah gw explore dari awal ..... muantab....you're so talented person...
dewi
August 31, 2005   01:14 PM PDT
 
Kemaren, ibu sahabat saya asmanya langsung kumat pas sohib saya itu bilang, "jangan kaget kalo ntar bakal memutuskan untuk hidup melajang". fyuhh..karena gak tega liat ibu, spontan saya bilang "emang lu siapa, kok bisa yakin, begitu bs mutusin satu hal". sedih juga belakangannya, tapi sebenernya cuma pengen bilang, kalo kita cuma bisa berencana, semua keputusan di tangan Tuhan (karena Tuhan memang ada). :) kalo buat saya, uhmm cuma pengen menikmati proses aja dalam hidup ini, kalo endingnya emang solitaire yaa sok aja, tapi kalo sumday bener-bener ketemu yg dijanjikan untuk saya sejak lahir, pasti disambut dengan tangan terbuka :)
Stephen Newton
August 31, 2005   10:55 AM PDT
 
Terima kasih untuk pikiran anda. New Orleans is lost, I'm afraid. Such a diaster!

I completely understand about writing in your own language. There are so many complex nuances to each word and the way it used in and out of context.

So glad you are safe and sound.
mpokb
August 30, 2005   11:02 PM PDT
 
menurut gw pernikahan dan cinta gak ada hubungannya niel.. cinta2an sih anak2 SD aja udah ngerti, tapi komitmen itu bagiannya orang dewasa. dan pernikahan lebih menitikberatkan pada komitmen.

soal jodoh, ah, itu kan istilah bikinan manusia. percaya nggak kalo pernikahan itu mirip transaksi bisnis? pake akad segala kan? di sini yg diperjualbelikan bukan orangnya, tapi komitmennya :)
Ireyna
August 30, 2005   10:17 PM PDT
 
namanya anak2 SMA, kalo ketemu orang (temen, guru, atau bos) yang bisa ngeramal pasti pada penasaran dan terus nanya2 ttg masa depan. aku juga. cuman buat seneng2an doang. tp herannya mrk2 ini pada kabur bgtu ngeliat aku. yg alesan ke wc lah, mau makan lah, inilah itulah.

sampe akhirnya bbrp taun yg lalu ada bos dr Turki yang ngeliat garis tangan aku. begitu liat dia langsung geleng2 kepala, nyureng2 gak jelas, dan geremeng2 penuh keprihatinan. terus dia bilang, "very baaadd. your love life is veeeery veeery baaadd..."

pulang kerja aku ketawa ngakak. huh. biar gimanapun juga aku lebih percaya Tuhan, ah.
Stephen Newton
August 30, 2005   09:29 PM PDT
 
Koeniel,
It was wonderful hearing from you again. I am glad you are safe. I'm looking forward to your post in English about your trip.

I'm trying to translate your current post...Dark Energy...sounds interesting, but the sentences are difficult for me.

You are an excelletn photographer!
 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments







Previous Entry Home Next Entry


me:
female, Indonesian
geologist, diver
bookworm
photography hobbyist
Jakartan
lives in Singapore







Travel Photo Album



Book Collection



All About Diving



Movie Page


All About Dog




kotak sapaan:



   






Home


Previous Entries

  • About Books and Films
  • From Diving Trips
  • Travel Notes

  • Sepakbola! Ole Ole Ole!
  • Gempa, Tsunami & Bencana Geologi

  • Tentang Jomblo, Jodoh & Perempuan
  • Tentang Bangsaku
  • Saat Merenung....

  • Keluarga, Teman & Hidup Sehari-hari
  • About Dogs and Puppies
  • Di Negeri Orang

  • Dunia Kerja
  • My Offshore Life

  • Kala hati bicara....


  • Written in English





    'Neighbours'

    Bule Irish
    All About Chocolate
    Krisna
    erwin@terong
    Dongeng Geologi
    Ekonomi Migas
    Indonesia Today
    Bataviase Nouvelles
    Planet Singapura
    Mimbarnya Pak Mimbar
    A Little Bit of Everything
    Beritakan
    Lamunan Sejenak
    Busy Brain
    Di Suatu Hari
    Warung Kopi MpokB
    Razar Media
    Irene's Journeys
    Carpe Dieblog
    Mi Familia
    Deedee's World
    Mia's Lounge
    Qeong Ungu

    'Lounges and Coffee Shops'

    Kapal Selam Underwater Photography
    Kapal Selam Dive Club
    AREK KAJ
    Sahabat Museum
    Sahabat Museum @ Friendster






    Old Musings & Stories


    Dive Notes
    Balinese Underwater Monster
    Butterfly & Layang Layang
    Underwater Countdown
    My First Mola mola
    Mola mola
    Tergila-gila Pada Kehidupan Bawah Air
    Sanghyang, Where Underwater Deities Dwell
    Tentang Penyu
    Life Wins
    Bumi Berguncang Lagi
    Not Just A Shark Tale
    Dari Dasar Laut
    Dari Dasar Kolam


    Travel Notes
    Di Tanah Kering Bebatuan
    Minus
    Beijing
    The Moon Over Alton
    The Way To Travel
    A Rainy Day in Ambon
    The Irish Experience
    Bukan Hantu
    Kota Bata Merah
    Tentang Penyu
    Kampungku Indah
    Persembahan Untuk Para Sahabat
    Lawang Sewu dan Fullerton, Semarang dan Malaka
    Plesiran Tempo Doeloe
    Mandi Ditemani Pelangi
    Kalau Ingin Menyepi...
    Barcelona
    Coretan Musim Semi: 10. Akhir
    Coretan Musim Semi: 9. Menang
    Coretan Musim Semi: 8. Romansa
    Coretan Musim Semi: 7. Hantu
    Coretan Musim Semi: 6. Sacre Triduum
    Coretan Musim Semi: 5. Granit
    Coretan Musim Semi: 4. Pulau
    Coretan Musim Semi: 3. Matahari
    Coretan Musim Semi: 2. Hujan
    Coretan Musim Semi: 1. Semi
    Monument Valley
    Grand Canyon
    Kisah Musim Dingin: 11. Business Class
    Kisah Musim Dingin: 10. London
    Kisah Musim Dingin: 9. York
    Kisah Musim Dingin: 8. Salju
    Kisah Musim Dingin: 7. Aberdeen lagi
    Kisah Musim Dingin: 6. Edinburgh
    Kisah Musim Dingin: 5. Aberdeen
    Kisah Musim Dingin: 4. Ke Utara
    Kisah Musim Dingin: 3. The Field Trip
    Kisah Musim Dingin: 2. Derbyshire
    Kisah Musim Dingin: 1. London
    from the Peninsula: 17. An enlightening trip
    from the Peninsula: 16. War and other things
    from the Peninsula: 15. Back in Singapore
    from the Peninsula: 14. A night on the bus
    from the Peninsula: 13. Back to Malaysia
    from the Peninsula: 12. The City of Angels
    from the Peninsula: 11. Palaces & Dead Soldiers
    from the Peninsula: 10. the train journey
    from the Peninsula: 9. About Penang
    from the Peninsula: 8. The Drive around Penang
    from the Peninsula: 7. About KL
    from the Peninsula: 6. About Malaka
    from the Peninsula: 5. in old Malaka
    from the Peninsula: 4. Green Singapore
    from the Peninsula: 3. About Museums
    from the Peninsula: 2. the amazing Singapore
    from the Peninsula: 1. my 1st trip abroad
    White beaches, Coconut trees, Gorgeous sunset
    Wild Whirling Wet WhiteWater Adventure!
    Gunung Gede


    Book and Film Reviews
    Bobby
    Babel
    What The [Bleep] Was That?
    Joining The Throng - The Book Baton
    Manusia Kesepian
    Horor
    Mencari Tuhan
    The Last Samurai
    Coretan Musim Semi 7: Hantu


    Kisah-Kisah Bumi
    Negeri Bencana
    Dongeng Tukang Akik Tentang Gempa
    Bukan Supranatural
    Bumi Berguncang Lagi
    Sekilas Tentang Gempa dan Tsunami


    About Dogs and Puppies
    Home is Where the Heart is
    The Hunter
    The Little Dog and The Sea
    No Puppies for Chocolate
    All Dogs Go to Heaven
    Aku Jatuh Cinta


    Football!
    16 Besar
    Tangguh
    Bola Lagi
    The Underdog
    Euro 2004: Lebih baik menyerang
    Euro 2004: Non Partisan
    Euro 2004: Bukan Dongeng Yunani
    Euro 2004: Kursi Panas


    Tentang Perempuan
    Hari Perempuan
    Bencana
    Kartini
    Jodoh
    Sekuhara
    Katakan Aku Cantik
    24
    Dark Energy
    Oret-Oret Seputaran Valentine
    Masih Banyak Lagi
    Lagi-Lagi Tentang Diskriminasi
    Perempuan dan Lelaki
    Bahagia Menurut Para Ilmuwan
    Si Lajang
    The Last Samurai
    My Frist Shalwar Khameez


    Tentang Bangsaku
    Negeri Bencana
    Jakarta, The Next Atlantis
    Potongan
    Natal Di Kampungku
    Berebut Cepu
    Milik Siapa?
    Indo? Indon? Indonesa? Indonesia?
    Anak Yang Hilang
    A Dark Cloud Over Bali
    Manusia Kesepian
    Bukan Anak-Anak Yang Salah
    Masih tentang Sopan Santun
    Sopan Santun
    Lampu Hazard
    Macet!!
    Pisang
    SMOS SMOS
    Kampungku Indah
    A Thirst for Knowledge
    Berita dari Aceh
    Bumi Berguncang Lagi
    Ini Bagian dari Kita Juga
    Persembahan untuk Para Sahabat
    Lawang Sewu dan Fullerton, Semarang dan Malaka
    Tanah dan Air
    Pemilu di Kampungku
    TKI vs TKF
    Pemilu yang Membingungkan
    Plesiran Tempo Doeloe
    Orang Indonesia belum layak punya kebun binatang!
    Kalau Ingin Menyepi....
    Sekali Lagi....
    Sesaat
    Damai
    Dunia Yang Marah


    Work Work Work
    Marah
    Belajar Sabar
    Thank you, SQ
    Minus
    Beijing
    Cosmopolitan
    The Way To Travel
    Topi Sombrero
    A Block in The Blog
    Anak Yang Hilang
    To Jump or Not To Jump
    Mencari Tantangan
    A Thirst For Knowledge
    A Prison In the Middle of The Sea
    Lagi-lagi Tentang Diskriminasi
    Tentang Kerja Fisik
    Graveyard Shift
    Tentang Ruang Pribadi
    Tanah dan Air
    Perempuan dan Lelaki
    My Frist Shalwar Khameez
    Mandi Ditemani Pelangi
    One Usual Grey Afternoon
    Yang Terbaik
    Ketidakpastian
    Comfortable With Uncertainty
    Sunsparc or Sunflower
    Exciting!
    Sudah Tertawa Lagi
    Marah
    Sepi
    Tidur
    Capek
    Masih Tentang Kehidupan di Rig
    Serba-serbi hidup di rig...
    Bad Day
    Sebelum drilling dimulai
    Pride Pennsylvania
    Takut
    Pasca Kebakaran
    Kebakaran!


    Home Away From Home
    Hot Whiskey
    Miskin
    Jauh
    Cosmopolitan
    Balada Si Dengkul
    Kempes
    Bencana
    Menunggu
    Rumah Hantu
    Indo? Indon? Indonesa? Indonesia?
    A Block in The Blog
    The Kuatir
    Tidak Sendiri
    Nostalgia
    Berubah
    Bukan Hantu
    My First Shalwar Khameez
    Masih tentang Pakistan
    Sekelumit Tentang Pakistan dan Islamabad
    Assalamualaikum & Shukriya
    Jenggot
    One year Flew By...
    Setahun Berlalu Bagai Angin....
    Sepi
    Temptations
    Hari Ini Dunia Tiba-Tiba Berwarna
    Lent
    Dingin Tapi Sehat
    Hartland-Kilve Field Trip
    Masih Miskin, dan lain-lain
    Mahasiswa Miskin
    Jadi Mahasiswa Lagi
    Dari Kampus
    Terdampar...
    Tragedi



    Family and Friends....
    Untuk Pak Ton
    Home is Where the Heart is
    Juara
    Kopdar
    Hot Whiskey
    Jauh
    All Dogs Go To Heaven
    Cinta Jilid 1
    Potongan
    Natal Di Kampungku
    Aku Jatuh Cinta
    Balada si Dengkul
    Kempes
    Bencana
    Menunggu
    Kartini
    Rumah Hantu
    Kuatir
    Tidak Sendiri
    Jodoh
    Sekuhara
    Melindas (Flu) Burung
    Tanpa Listrik
    24
    Dengkulku Somplak
    Dark Energy
    Pisang
    Jetlag
    Oret-Oret Seputaran Valentine
    Masih Banyak Lagi
    Si Lajang
    Pemilu di Kampungku
    The Last Samurai
    Mandi Ditemani Pelangi
    Bukan Kacang....
    Setahun Berlalu Bagai Angin......
    One Usual Grey Afternoon
    Dunia Itu Memang Kadang Sempit
    Pagi Setelah Wanarek
    Duka










  • ©2000 Koeniel


    Contact Me


    If you want to be updated on this weblog Enter your email here:


    since 25 March 2006
    rss feed

    Blogdrive





    You can copy or forward these writings, but please mention the source and provide the link to this page

    Silakan mengkopi tulisan-tulisan ini tapi sertakan sumbernya dan link ke halaman ini
    http://my-musings.blogdrive.com








    Clip arts courtesy of Barb's Pic, Barry's Clipart and Microsoft Office Clipart Gallery






















    My Favourite Films:












    CURRENT MOON