Tuesday, February 28, 2006
Anak yang Hilang?

Setiap kali ada yang berbicara soal orang Indonesia yang tidak mau pulang setelah sekolah di luar negeri, yang memilih untuk bekerja di luar negeri dan tidak mau bekerja lagi di Indonesia, atau tentang 'brain drain' sebetulnya ada sentakan rasa bersalah juga padaku.

Tamparan datang beberapa hari yang lalu dari bekas kolega sekantor, yang sekarang sedang studi doktoral di Australia. Dia tidak ingin ambil status Permanent Resident di Australia karena ingin pulang ke Indonesia "...supaya bisa mengembalikan biaya kuliah di universitas negri di Yogya dulu, yang dibayar dengan duit pajak orang lain. Juga supaya tidak menjilat ludah sendiri karena waktu mendaftar beasiswa MSc bilang akan kembali untuk meningkatkan produksi migas Indonesia."

Dulu aku juga menyatakan hal yang sama. Hendak membangun industri migas Indonesia. Nyatanya sekarang aku malah berladang di negeri orang. Memperkaya negeri Singapura yang aslinya tidak punya sumberdaya migas, sehingga tidak punya ahli migas seorangpun, sehingga harus import - dari Indonesia.

Minggu lalu salah seorang bos dari kantorku berkunjung ke sebuah konferensi ahli perminyakan dan kebumian lokal di Malaysia. Lapornya setelah pulang: "Hanya 15% profesional yang hadir berasal dari Malaysia. Sisanya ahli-ahli Indonesia yang bekerja di Malaysia." Di kantorku pun ada empat orang ekspatriat dari Indonesia. Perusahaan tempatku dulu bekerja di Jakarta sampai sekarang masih sulit mencari penggantiku. kebanyakan yang melamar masih kurang berpengalaman. Kemana para ahli perminyakan dan kebumian Indonesia yang berpengalaman? Sebagian besar bekerja di Timur Tengah, Brunei, Malaysia dan sekarang Singapura.

Apa orang-orang ini (termasuk aku) tidak nasionalis, sehingga tega meninggalkan negara sendiri, yang industri migasnya sedang acak adul, produksi menurun terus, sementara temuan cadangan baru jarang didapat? Yang dengan kata lain, sedang butuh-butuhnya dedikasi para ahli?

Aku tidak bisa menjawab untuk orang lain. Yang jelas aku pergi dari Indonesia memang untuk mengembangkan diri. Mencari pengalaman baru, meningkatkan prestasi dan pendapatan. Membuka kesempatan yang lebih luas. Demi masa depan. Memang yang kupikirkan cuma diri sendiri.

Karena rasanya sebagai individu tidak mungkin aku bisa memperbaiki keadaaan industri migas Indonesia . Ada banyak hal yang harus dibenahi pemerintah supaya kondisi bisa membaik. Itu bisa makan waktu bertahun-tahun. Sementara itu, apa aku harus melepaskan kesempatan yang ada di sini, padahal dengan bekerja di Indonesia pun tidak banyak perubahan yang akan terjadi?

Seperti apologia kedengarannya. Mungkin memang iya, aku harus bolak-balik membuat apologia, karena ikut arus 'brain drain' meninggalkan negara sendiri dan malahan membangun negeri orang. Aku perlu bolak-balik membela diri karena sebenarnya aku tidak setuju pada pendapat yang menyatakan bahwa karena pemerintahan kita tidak beres maka kita lalu pergi saja. Kalau semua berpikiran begitu lalu kapan Indonesia akan beres?

Tapi itu tadi cuma omongan saja, karena toh aku juga melarikan diri dan keluar dari sistem parah yang ada di negaraku sendiri. Hanya satu saja rasanya yang bisa sedikit menghibur – kenyataan bahwa ternyata para profesional Indonesia punya cukup nilai tinggi di luar negerinya sendiri. Jadi sedikit mengurangi keminderan bangsa.....


Posted at 09:21 am by koeniel

Mbak Ninik [Ma\'Oen]
March 2, 2007   11:14 PM PST
 
Hallo, tulisan-tulisan yang ku tunggu-tunggu akhirnya muncul juga. Belum tak baca sih, tapi seneng aja. Udah kerasan? Selamat berkarya di negeri orang dan tetap merasa Indonesia.
Mbak Ninik [Ma'Oen]
March 2, 2007   11:13 PM PST
 
Hallo, apa kabar? Wah, akhirnya nambah juga tulisanmu. Aku belum baca, cuman seneng aja kamu muncul lagi. Udah kerasan? Harus ya ..... Selamat berkarya di negeri orang dan tetap cinta Indonesia ya ....
Tejo
March 14, 2006   03:04 PM PST
 
Comment pas ada tulisan baru, seneng banget. Gembira aja ada pengalaman baru dari Mbak Koenil.
Comment u/topik ini; gak ada.
Baca pengalaman baru dr Mbak Koenil bawaannya ceria terus jd enakan gak comment yah... :D)

cahyo4th@yahoo.com
rini
March 7, 2006   10:18 PM PST
 
hey, glad to see your blog up again. have fun in new chapter of your life!
Ira
March 7, 2006   09:33 AM PST
 
Koenil,
Salam kenal..kebetulan aku nemu website ini pas search mengenai Aberdeen..Great blogs...Aku mau tanya2 mengenai Aberdeen boleh? Emailku di rahmi@qatar.net.qa
Thanks....
rdp
March 6, 2006   10:44 PM PST
 
Ya wis ga papa ... akui aja emang kita bagian dari brain drain ... and I am part of it.
Saya jadi punya perasaan bersalah kalau emang itu terjadi sebagai brain drain. Kalau dilihat dari potential yg dihasilkan seorang geologist tentunya Indonesia kehilangan koenil.... dan indonesia rugi !. Tapi kalau koenil ini racun atau wabah bagi Indonesia ya Indonesia untung.
Untuk membuat koenil-koenil yg baik lainnya balik ke Indonesia ya itu tugasnya pemerintah Indonesia. As personal, ya anda bebas-bebas saja lah yaw. Indonesia hanya kehilangan potensi (potential loss) bukan bener-bener rugi sperti org dagang yg ngga laku. Tetapi pembeli potensialnya lari ketetangga.

No worries friend ... as long as you can do better for your life.

tapi kalau minarwan ga balik Indonesia .... Awas loe !
Hik3x
zuki
March 6, 2006   09:25 AM PST
 
Dimanapun kita berada, berjuanglah yang maksimal.
Kalau bekerja di LN, buka mata dan telinga kalau ada kesempatan buat teman yang lain, kirim buku dan ilmu yang bagus ke tanah air (kampus misalnya), jadilah duta bangsa, dll dll
Kalau bekerja di Indonesia, jadilah mentor untuk teman-teman yang lebih junior, pompa semangat, lingkungan boleh tercemar, tapi kita harus bisa menggalang semangat teman-teman untuk selalu jadi yang terbaik.

Pilih yang mana, tetap ada masalahnya. Jadi pilih salah satu dan hadapi masalahnya ...
Jangan terganggu oleh tukang komentar ... seperti biasa, anjing menggongong kafilah berlalu ... :)
zuki
March 6, 2006   09:25 AM PST
 
Dimanapun kita berada, berjuanglah yang maksimal.
Kalau bekerja di LN, buka mata dan telinga kalau ada kesempatan buat teman yang lain, kirim buku dan ilmu yang bagus ke tanah air (kampus misalnya), jadilah duta bangsa, dll dll
Kalau bekerja di Indonesia, jadilah mentor untuk teman-teman yang lebih junior, pompa semangat, lingkungan boleh tercemar, tapi kita harus bisa menggalang semangat teman-teman untuk selalu jadi yang terbaik.

Pilih yang mana, tetap ada masalahnya. Jadi pilih salah satu dan hadapi masalahnya ...
Jangan terganggu oleh tukang komentar ... seperti biasa, anjing menggongong kafilah berlalu ... :)
Stephen Newton
March 2, 2006   08:06 PM PST
 
Welcome back, Koeniel. I'm glad you are posting again. How are you? I must come back to translate your post later.

I've missed you and your wonderful photos!
min
March 2, 2006   07:21 PM PST
 
Wadoh Mbak Niel aku gak bermaksud menyindir atau apapun lho :)
Sampe diblogging segala busyet deh....hehehe....:D

Enggak bakalan brain drain kok di Indonesia...tenang saja.

Kerja di luar tapi masih bayar pajak ke Indonesia kan gak papa toh....:D
Name
March 2, 2006   02:42 PM PST
 
Jangan merasa bersalah, Niel. Selama aliran dana dari kita (yang nota bene sudah berpenghasilan "lumayan") ke bank-bank di dalam negeri masih lancar, berarti kita masih ikut andil dalam penbangunan negeri kita tercinta. Tapi, bedanya kali ini, bukan dengan pikiran dan tenaga tetapi dengan dana segar.
Lili
March 2, 2006   12:16 AM PST
 
di blogfam ada postingan khusus tentang msalah ini.
gak hanyao rg minyak Mbak Nil, teman2 di bidang lainpun dan bersekolah di LN banyak yg gak pulang, bahkan terus lanjut S2, S3, S Lilin mah cece..eh salah..maksudku kerja di LN...kalau begitu gimana dong nasib kita yg di Indo?..he.he.
well, aku sendiri mau tuh jadi tenaga expat..utk bagian PRT alias TKI..ha.ha..
 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments







Previous Entry Home Next Entry


me:
female, Indonesian
geologist, diver
bookworm
photography hobbyist
Jakartan
lives in Singapore







Travel Photo Album



Book Collection



All About Diving



Movie Page


All About Dog




kotak sapaan:



   






Home


Previous Entries

  • About Books and Films
  • From Diving Trips
  • Travel Notes

  • Sepakbola! Ole Ole Ole!
  • Gempa, Tsunami & Bencana Geologi

  • Tentang Jomblo, Jodoh & Perempuan
  • Tentang Bangsaku
  • Saat Merenung....

  • Keluarga, Teman & Hidup Sehari-hari
  • About Dogs and Puppies
  • Di Negeri Orang

  • Dunia Kerja
  • My Offshore Life

  • Kala hati bicara....


  • Written in English





    'Neighbours'

    Bule Irish
    All About Chocolate
    Krisna
    erwin@terong
    Dongeng Geologi
    Ekonomi Migas
    Indonesia Today
    Bataviase Nouvelles
    Planet Singapura
    Mimbarnya Pak Mimbar
    A Little Bit of Everything
    Beritakan
    Lamunan Sejenak
    Busy Brain
    Di Suatu Hari
    Warung Kopi MpokB
    Razar Media
    Irene's Journeys
    Carpe Dieblog
    Mi Familia
    Deedee's World
    Mia's Lounge
    Qeong Ungu

    'Lounges and Coffee Shops'

    Kapal Selam Underwater Photography
    Kapal Selam Dive Club
    AREK KAJ
    Sahabat Museum
    Sahabat Museum @ Friendster






    Old Musings & Stories


    Dive Notes
    Balinese Underwater Monster
    Butterfly & Layang Layang
    Underwater Countdown
    My First Mola mola
    Mola mola
    Tergila-gila Pada Kehidupan Bawah Air
    Sanghyang, Where Underwater Deities Dwell
    Tentang Penyu
    Life Wins
    Bumi Berguncang Lagi
    Not Just A Shark Tale
    Dari Dasar Laut
    Dari Dasar Kolam


    Travel Notes
    Di Tanah Kering Bebatuan
    Minus
    Beijing
    The Moon Over Alton
    The Way To Travel
    A Rainy Day in Ambon
    The Irish Experience
    Bukan Hantu
    Kota Bata Merah
    Tentang Penyu
    Kampungku Indah
    Persembahan Untuk Para Sahabat
    Lawang Sewu dan Fullerton, Semarang dan Malaka
    Plesiran Tempo Doeloe
    Mandi Ditemani Pelangi
    Kalau Ingin Menyepi...
    Barcelona
    Coretan Musim Semi: 10. Akhir
    Coretan Musim Semi: 9. Menang
    Coretan Musim Semi: 8. Romansa
    Coretan Musim Semi: 7. Hantu
    Coretan Musim Semi: 6. Sacre Triduum
    Coretan Musim Semi: 5. Granit
    Coretan Musim Semi: 4. Pulau
    Coretan Musim Semi: 3. Matahari
    Coretan Musim Semi: 2. Hujan
    Coretan Musim Semi: 1. Semi
    Monument Valley
    Grand Canyon
    Kisah Musim Dingin: 11. Business Class
    Kisah Musim Dingin: 10. London
    Kisah Musim Dingin: 9. York
    Kisah Musim Dingin: 8. Salju
    Kisah Musim Dingin: 7. Aberdeen lagi
    Kisah Musim Dingin: 6. Edinburgh
    Kisah Musim Dingin: 5. Aberdeen
    Kisah Musim Dingin: 4. Ke Utara
    Kisah Musim Dingin: 3. The Field Trip
    Kisah Musim Dingin: 2. Derbyshire
    Kisah Musim Dingin: 1. London
    from the Peninsula: 17. An enlightening trip
    from the Peninsula: 16. War and other things
    from the Peninsula: 15. Back in Singapore
    from the Peninsula: 14. A night on the bus
    from the Peninsula: 13. Back to Malaysia
    from the Peninsula: 12. The City of Angels
    from the Peninsula: 11. Palaces & Dead Soldiers
    from the Peninsula: 10. the train journey
    from the Peninsula: 9. About Penang
    from the Peninsula: 8. The Drive around Penang
    from the Peninsula: 7. About KL
    from the Peninsula: 6. About Malaka
    from the Peninsula: 5. in old Malaka
    from the Peninsula: 4. Green Singapore
    from the Peninsula: 3. About Museums
    from the Peninsula: 2. the amazing Singapore
    from the Peninsula: 1. my 1st trip abroad
    White beaches, Coconut trees, Gorgeous sunset
    Wild Whirling Wet WhiteWater Adventure!
    Gunung Gede


    Book and Film Reviews
    Bobby
    Babel
    What The [Bleep] Was That?
    Joining The Throng - The Book Baton
    Manusia Kesepian
    Horor
    Mencari Tuhan
    The Last Samurai
    Coretan Musim Semi 7: Hantu


    Kisah-Kisah Bumi
    Negeri Bencana
    Dongeng Tukang Akik Tentang Gempa
    Bukan Supranatural
    Bumi Berguncang Lagi
    Sekilas Tentang Gempa dan Tsunami


    About Dogs and Puppies
    Home is Where the Heart is
    The Hunter
    The Little Dog and The Sea
    No Puppies for Chocolate
    All Dogs Go to Heaven
    Aku Jatuh Cinta


    Football!
    16 Besar
    Tangguh
    Bola Lagi
    The Underdog
    Euro 2004: Lebih baik menyerang
    Euro 2004: Non Partisan
    Euro 2004: Bukan Dongeng Yunani
    Euro 2004: Kursi Panas


    Tentang Perempuan
    Hari Perempuan
    Bencana
    Kartini
    Jodoh
    Sekuhara
    Katakan Aku Cantik
    24
    Dark Energy
    Oret-Oret Seputaran Valentine
    Masih Banyak Lagi
    Lagi-Lagi Tentang Diskriminasi
    Perempuan dan Lelaki
    Bahagia Menurut Para Ilmuwan
    Si Lajang
    The Last Samurai
    My Frist Shalwar Khameez


    Tentang Bangsaku
    Negeri Bencana
    Jakarta, The Next Atlantis
    Potongan
    Natal Di Kampungku
    Berebut Cepu
    Milik Siapa?
    Indo? Indon? Indonesa? Indonesia?
    Anak Yang Hilang
    A Dark Cloud Over Bali
    Manusia Kesepian
    Bukan Anak-Anak Yang Salah
    Masih tentang Sopan Santun
    Sopan Santun
    Lampu Hazard
    Macet!!
    Pisang
    SMOS SMOS
    Kampungku Indah
    A Thirst for Knowledge
    Berita dari Aceh
    Bumi Berguncang Lagi
    Ini Bagian dari Kita Juga
    Persembahan untuk Para Sahabat
    Lawang Sewu dan Fullerton, Semarang dan Malaka
    Tanah dan Air
    Pemilu di Kampungku
    TKI vs TKF
    Pemilu yang Membingungkan
    Plesiran Tempo Doeloe
    Orang Indonesia belum layak punya kebun binatang!
    Kalau Ingin Menyepi....
    Sekali Lagi....
    Sesaat
    Damai
    Dunia Yang Marah


    Work Work Work
    Marah
    Belajar Sabar
    Thank you, SQ
    Minus
    Beijing
    Cosmopolitan
    The Way To Travel
    Topi Sombrero
    A Block in The Blog
    Anak Yang Hilang
    To Jump or Not To Jump
    Mencari Tantangan
    A Thirst For Knowledge
    A Prison In the Middle of The Sea
    Lagi-lagi Tentang Diskriminasi
    Tentang Kerja Fisik
    Graveyard Shift
    Tentang Ruang Pribadi
    Tanah dan Air
    Perempuan dan Lelaki
    My Frist Shalwar Khameez
    Mandi Ditemani Pelangi
    One Usual Grey Afternoon
    Yang Terbaik
    Ketidakpastian
    Comfortable With Uncertainty
    Sunsparc or Sunflower
    Exciting!
    Sudah Tertawa Lagi
    Marah
    Sepi
    Tidur
    Capek
    Masih Tentang Kehidupan di Rig
    Serba-serbi hidup di rig...
    Bad Day
    Sebelum drilling dimulai
    Pride Pennsylvania
    Takut
    Pasca Kebakaran
    Kebakaran!


    Home Away From Home
    Hot Whiskey
    Miskin
    Jauh
    Cosmopolitan
    Balada Si Dengkul
    Kempes
    Bencana
    Menunggu
    Rumah Hantu
    Indo? Indon? Indonesa? Indonesia?
    A Block in The Blog
    The Kuatir
    Tidak Sendiri
    Nostalgia
    Berubah
    Bukan Hantu
    My First Shalwar Khameez
    Masih tentang Pakistan
    Sekelumit Tentang Pakistan dan Islamabad
    Assalamualaikum & Shukriya
    Jenggot
    One year Flew By...
    Setahun Berlalu Bagai Angin....
    Sepi
    Temptations
    Hari Ini Dunia Tiba-Tiba Berwarna
    Lent
    Dingin Tapi Sehat
    Hartland-Kilve Field Trip
    Masih Miskin, dan lain-lain
    Mahasiswa Miskin
    Jadi Mahasiswa Lagi
    Dari Kampus
    Terdampar...
    Tragedi



    Family and Friends....
    Untuk Pak Ton
    Home is Where the Heart is
    Juara
    Kopdar
    Hot Whiskey
    Jauh
    All Dogs Go To Heaven
    Cinta Jilid 1
    Potongan
    Natal Di Kampungku
    Aku Jatuh Cinta
    Balada si Dengkul
    Kempes
    Bencana
    Menunggu
    Kartini
    Rumah Hantu
    Kuatir
    Tidak Sendiri
    Jodoh
    Sekuhara
    Melindas (Flu) Burung
    Tanpa Listrik
    24
    Dengkulku Somplak
    Dark Energy
    Pisang
    Jetlag
    Oret-Oret Seputaran Valentine
    Masih Banyak Lagi
    Si Lajang
    Pemilu di Kampungku
    The Last Samurai
    Mandi Ditemani Pelangi
    Bukan Kacang....
    Setahun Berlalu Bagai Angin......
    One Usual Grey Afternoon
    Dunia Itu Memang Kadang Sempit
    Pagi Setelah Wanarek
    Duka










  • ©2000 Koeniel


    Contact Me


    If you want to be updated on this weblog Enter your email here:


    since 25 March 2006
    rss feed

    Blogdrive





    You can copy or forward these writings, but please mention the source and provide the link to this page

    Silakan mengkopi tulisan-tulisan ini tapi sertakan sumbernya dan link ke halaman ini
    http://my-musings.blogdrive.com








    Clip arts courtesy of Barb's Pic, Barry's Clipart and Microsoft Office Clipart Gallery






















    My Favourite Films:












    CURRENT MOON