Saturday, June 17, 2006
Bola Lagi

 click the picture for more photos

Saatnya sudah tiba lagi. Kegiatan rutin tiap dua tahun sekali – begadang nonton putaran final sepak bola, kalau tidak Euro Cup ya World Cup. Kali ini World Cup.

 

Semenjak kecil aku biasa nonton putaran final Piala Dunia di rumah bersama bapak. Kali ini adalah kali kedua aku menonton putaran final Piala Dunia di luar Indonesia. Empat tahun lalu aku sedang belajar di UK dan kami para mahasiswa menonton bersama di kampus. Kebetulan saat itu pertandingan diadakan di Korea Selatan dan Jepang, jadi kami nonton pagi dan siang hari.

 

Saat ini aku harus menikmati sebagian besar pertandingan sendirian; begadang sendirian di apartemenku yang sepi di Singapura. Baru kali ini juga aku harus membayar untuk menonton pertandingan putaran Piala Dunia. Dulu di Indonesia semua pertandingan disiarkan gratis di televisi. Memang penonton televisi Indonesia harus rela dicekoki banyak iklan, tapi kan bisa nonton bola gratis. Tidak seperti di sini, yang selain harus membayar langganan saluran-saluran olah raga di tv kabel, masih pula harus menambah S$10 (kalau mendaftar sejak dua bulan yang lalu) atau S$15 (kalau mepet) khusus untuk dua saluran Piala Dunia 24 jam. Memang tidak terlalu mahal, tapi kok harus bayar ya? Lalu bagaimana dengan yang tidak punya tv kabel? Mereka pasti hanya bisa nonton siaran tunda, atau harus ke pub atau cafe untuk menonton.

 

Pacarku bilang dia akan sering-sering mengunjungiku selama pertandingan Piala Dunia ini. Supaya aku tidak terlalu ‘ngowoh’ (ngiler) melihat pemain sepak bola yang ganteng-ganteng itu, katanya dengan nada agak cemburu. Lho, harusnya lelaki malah senang toh kalau pacar mereka senang nonton sepak bola, jadi mereka sendiri juga bisa nonton tanpa harus kuatir dianggap melupakan pacar. Tapi memang sejak dulu begitu, aku lebih getol nonton sepak bola dibanding pacarku. Dia lebih memilih nonton rugby. Akhirnya aku juga belajar sedikit-sedikit tentang rugby dan menonton pertandingan di tv bersamanya, karena dia juga sudah rela menemaniku nonton sepak bola.

 

Dari dulu sudah kubilang padanya bahwa pada masa-masa putaran final Piala Dunia kehidupan di Jakarta bisa berputar lebih lambat. Orang-orang akan muncul di sekolah atau kantor dengan mata merah. Dulu sebelum tinggal di Indonesia dia tidak percaya, “Lho kan Indonesia belum pernah sampai masuk putaran final?” katanya. Yah, dia tidak tahu buat kita tidak perlu bertanding sendiri, tapi menikmati pertandingan orang pun sudah menyenangkan. Sekarang baru dia tahu. Enaknya sih, menurutnya, lalu lintas di pagi hari jadi lancar. Tapi produktivitas juga menurun karena orang-orang selalu mengantuk di kantor!

 

Balik ke putaran final Piala Dunia saat ini, aku belum punya jago. Sekarang ini aku masih menikmati saja pertandingan-pertandingan yang ada. Seperti biasa, permainan tim-tim Amerika Selatan yang paling kusukai. Menurutku tim Argentina terutama pada saat melawan Serbia-Montenegro bermain cantik sekali. Sayang lawannya lemah sekali sehingga jadi seperti permainan seperti hanya satu sisi saja. Tapi tetap indah.

 

Satu lagi pertandingan yang menurutku menyenangkan ditonton, antara tim Belanda dan Pantai Gading. Entah kenapa rasanya pertandingannya dinamis sekali, dan juga tidak terlalu miskin gol. Aku memang tidak suka pertandingan-pertandingan yang mandul dan miskin gol, seperti France-Switzerland atau Mexico-Angola. Heh gemas rasanya.

 

Jadi siapa jagoku? Berhubung Indonesia belum pernah sampai ke putaran final biasanya aku memilih jago berdasarkan pertalian emosi. Misalnya di tahun 1998 berhubung aku punya cem-ceman berkebangsaan Perancis ya aku menjagokan tim mereka. Dan mereka menang yuhu! Tahun 2002 di UK teman dekatku dari Meksiko, maka aku menjagokan mereka. Sayang mereka kalah, lalu aku menjagokan Brazil, dan Brazil menang. Sekarang ini memang aku tidak punya jago. Irlandia negeri asal pacarku tidak masuk sama sekali ke putaran final.

 

Lalu siapa ya yang akan kujagokan? Yang punya pemain ganteng terbanyak? :)  Ah, dari dulu juga aku belum pernah menjagokan Itali walaupun pemainnya ganteng-ganteng. Aku memang tidak terlalu suka model permainan mereka. Aku suka yang menyerang dengan galak. Inggris? Dari dulu belum pernah aku menjagokan Inggris. Malah pada saat pertandingan Argentina-Inggris tahun 2002 aku memilih duduk bersama teman-teman mahasiswa asal Amerika Selatan di belakang dan menjagokan Argentina, ketimbang dengan teman-teman sekelas yang Inggris. Itu betul-betul pertandingan yang penuh emosi, teman-teman Inggris sampai membawa-bawa bendera dan mengepal-ngepalkan tangan segala. Maklum, mereka masih dendam pada negerinya Maradona.

 

Memang pertandingan bola bisa membuat emosi. Bos besarku di kantor berasal dari Trinidad. Sewaktu Trinidad kalah dari Inggris 2-0 dan dengan demikian pasti tidak bisa melangkah maju ke babak berikutnya beliau jadi agak murung. Setengah bercanda beliau bilang bahwa kalau ada yang berkomentar tentang Piala Dunia pegawai itu akan dipecat :)

 

Teman lain, seorang petroleum engineer keturunan India yang berkebangsaan Trinidad dan merupakan generasi ketiga di Trinidad, tapi dididik dan dibesarkan di Inggris, berkata dengan patriotik, “Tentu saja aku membela Trinidad dong.” Lalu setelah Trinidad kalah? Inggris tentunya. Walaupun Inggris mengalahkan Trinidad?  Yah, apa boleh buat, katanya....

 

Pada saat pertandingan-pertandingan seperti ini memang lalu nasionalisme dan patriotisme jadi meninggi. My country! My country! Ingin sekali rasanya seperti itu. Kapan ya, Indonesia akan sampai ke putaran final? Lalu aku teringat terakhir kali mengunjungi Jakarta, daerah sekitar stadion Lebak Bulus penuh dengan pendukung Persija, yang berteriak-teriak di tengah jalan (betul di tengah jalan, bukan di pinggir jalan), melempar-lempar botol air mineral, memacetkan lalu lintas. Rasanya mimpi indah melihat bendera Indonesia berkibar di antara tim-tim putaran final Piala Dunia lalu jadi kabur :)

 

Singapura 17 Juni 2006 

 


Posted at 03:41 pm by koeniel

lili
March 2, 2007   11:03 PM PST
 
gak sangka mbak suka bola juga...

Kemarin lihat pertandingan prancis lawan korsel...Prancis kok jadi mati gaya yaa...

jadi aku pengang korsel dan berhasil...

Inggris deh...loh kok???..ha..ha..
rini
June 18, 2006   11:48 PM PDT
 
begadang juga toh dikau :-D di kantor sini (bolivia) banyak orang argentina dan spanyol.

3 pertandingan dalam sehari semua pas jam kantor. kebayang semua enggak ada di ruangan atau cubicle masing-masing, tapi di ruangan-ruangan meeting (ada tv) yg bertebaran di kantor.

kebayang kan gemuruh-nya kayak apa setiap kali ada gol. serasa gempa pas argentina menang 6-0 lawan serbia.
geekgirl
June 18, 2006   11:37 PM PDT
 
indonesia kurang stamina dan kurang latihan..
stamina perlu didukung dengan gizi yg baik. ini yg masih sulit utk orang indonesia..
pelatih yg jagoan juga bayarnya mahal.. mau gak ya pbsi bayarin?

coba kalo indonesia masuk, pasti supporternya bakal gila2 sekompak para supporter korea..
 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments







Previous Entry Home Next Entry


me:
female, Indonesian
geologist, diver
bookworm
photography hobbyist
Jakartan
lives in Singapore







Travel Photo Album



Book Collection



All About Diving



Movie Page


All About Dog




kotak sapaan:



   






Home


Previous Entries

  • About Books and Films
  • From Diving Trips
  • Travel Notes

  • Sepakbola! Ole Ole Ole!
  • Gempa, Tsunami & Bencana Geologi

  • Tentang Jomblo, Jodoh & Perempuan
  • Tentang Bangsaku
  • Saat Merenung....

  • Keluarga, Teman & Hidup Sehari-hari
  • About Dogs and Puppies
  • Di Negeri Orang

  • Dunia Kerja
  • My Offshore Life

  • Kala hati bicara....


  • Written in English





    'Neighbours'

    Bule Irish
    All About Chocolate
    Krisna
    erwin@terong
    Dongeng Geologi
    Ekonomi Migas
    Indonesia Today
    Bataviase Nouvelles
    Planet Singapura
    Mimbarnya Pak Mimbar
    A Little Bit of Everything
    Beritakan
    Lamunan Sejenak
    Busy Brain
    Di Suatu Hari
    Warung Kopi MpokB
    Razar Media
    Irene's Journeys
    Carpe Dieblog
    Mi Familia
    Deedee's World
    Mia's Lounge
    Qeong Ungu

    'Lounges and Coffee Shops'

    Kapal Selam Underwater Photography
    Kapal Selam Dive Club
    AREK KAJ
    Sahabat Museum
    Sahabat Museum @ Friendster






    Old Musings & Stories


    Dive Notes
    Balinese Underwater Monster
    Butterfly & Layang Layang
    Underwater Countdown
    My First Mola mola
    Mola mola
    Tergila-gila Pada Kehidupan Bawah Air
    Sanghyang, Where Underwater Deities Dwell
    Tentang Penyu
    Life Wins
    Bumi Berguncang Lagi
    Not Just A Shark Tale
    Dari Dasar Laut
    Dari Dasar Kolam


    Travel Notes
    Di Tanah Kering Bebatuan
    Minus
    Beijing
    The Moon Over Alton
    The Way To Travel
    A Rainy Day in Ambon
    The Irish Experience
    Bukan Hantu
    Kota Bata Merah
    Tentang Penyu
    Kampungku Indah
    Persembahan Untuk Para Sahabat
    Lawang Sewu dan Fullerton, Semarang dan Malaka
    Plesiran Tempo Doeloe
    Mandi Ditemani Pelangi
    Kalau Ingin Menyepi...
    Barcelona
    Coretan Musim Semi: 10. Akhir
    Coretan Musim Semi: 9. Menang
    Coretan Musim Semi: 8. Romansa
    Coretan Musim Semi: 7. Hantu
    Coretan Musim Semi: 6. Sacre Triduum
    Coretan Musim Semi: 5. Granit
    Coretan Musim Semi: 4. Pulau
    Coretan Musim Semi: 3. Matahari
    Coretan Musim Semi: 2. Hujan
    Coretan Musim Semi: 1. Semi
    Monument Valley
    Grand Canyon
    Kisah Musim Dingin: 11. Business Class
    Kisah Musim Dingin: 10. London
    Kisah Musim Dingin: 9. York
    Kisah Musim Dingin: 8. Salju
    Kisah Musim Dingin: 7. Aberdeen lagi
    Kisah Musim Dingin: 6. Edinburgh
    Kisah Musim Dingin: 5. Aberdeen
    Kisah Musim Dingin: 4. Ke Utara
    Kisah Musim Dingin: 3. The Field Trip
    Kisah Musim Dingin: 2. Derbyshire
    Kisah Musim Dingin: 1. London
    from the Peninsula: 17. An enlightening trip
    from the Peninsula: 16. War and other things
    from the Peninsula: 15. Back in Singapore
    from the Peninsula: 14. A night on the bus
    from the Peninsula: 13. Back to Malaysia
    from the Peninsula: 12. The City of Angels
    from the Peninsula: 11. Palaces & Dead Soldiers
    from the Peninsula: 10. the train journey
    from the Peninsula: 9. About Penang
    from the Peninsula: 8. The Drive around Penang
    from the Peninsula: 7. About KL
    from the Peninsula: 6. About Malaka
    from the Peninsula: 5. in old Malaka
    from the Peninsula: 4. Green Singapore
    from the Peninsula: 3. About Museums
    from the Peninsula: 2. the amazing Singapore
    from the Peninsula: 1. my 1st trip abroad
    White beaches, Coconut trees, Gorgeous sunset
    Wild Whirling Wet WhiteWater Adventure!
    Gunung Gede


    Book and Film Reviews
    Bobby
    Babel
    What The [Bleep] Was That?
    Joining The Throng - The Book Baton
    Manusia Kesepian
    Horor
    Mencari Tuhan
    The Last Samurai
    Coretan Musim Semi 7: Hantu


    Kisah-Kisah Bumi
    Negeri Bencana
    Dongeng Tukang Akik Tentang Gempa
    Bukan Supranatural
    Bumi Berguncang Lagi
    Sekilas Tentang Gempa dan Tsunami


    About Dogs and Puppies
    Home is Where the Heart is
    The Hunter
    The Little Dog and The Sea
    No Puppies for Chocolate
    All Dogs Go to Heaven
    Aku Jatuh Cinta


    Football!
    16 Besar
    Tangguh
    Bola Lagi
    The Underdog
    Euro 2004: Lebih baik menyerang
    Euro 2004: Non Partisan
    Euro 2004: Bukan Dongeng Yunani
    Euro 2004: Kursi Panas


    Tentang Perempuan
    Hari Perempuan
    Bencana
    Kartini
    Jodoh
    Sekuhara
    Katakan Aku Cantik
    24
    Dark Energy
    Oret-Oret Seputaran Valentine
    Masih Banyak Lagi
    Lagi-Lagi Tentang Diskriminasi
    Perempuan dan Lelaki
    Bahagia Menurut Para Ilmuwan
    Si Lajang
    The Last Samurai
    My Frist Shalwar Khameez


    Tentang Bangsaku
    Negeri Bencana
    Jakarta, The Next Atlantis
    Potongan
    Natal Di Kampungku
    Berebut Cepu
    Milik Siapa?
    Indo? Indon? Indonesa? Indonesia?
    Anak Yang Hilang
    A Dark Cloud Over Bali
    Manusia Kesepian
    Bukan Anak-Anak Yang Salah
    Masih tentang Sopan Santun
    Sopan Santun
    Lampu Hazard
    Macet!!
    Pisang
    SMOS SMOS
    Kampungku Indah
    A Thirst for Knowledge
    Berita dari Aceh
    Bumi Berguncang Lagi
    Ini Bagian dari Kita Juga
    Persembahan untuk Para Sahabat
    Lawang Sewu dan Fullerton, Semarang dan Malaka
    Tanah dan Air
    Pemilu di Kampungku
    TKI vs TKF
    Pemilu yang Membingungkan
    Plesiran Tempo Doeloe
    Orang Indonesia belum layak punya kebun binatang!
    Kalau Ingin Menyepi....
    Sekali Lagi....
    Sesaat
    Damai
    Dunia Yang Marah


    Work Work Work
    Marah
    Belajar Sabar
    Thank you, SQ
    Minus
    Beijing
    Cosmopolitan
    The Way To Travel
    Topi Sombrero
    A Block in The Blog
    Anak Yang Hilang
    To Jump or Not To Jump
    Mencari Tantangan
    A Thirst For Knowledge
    A Prison In the Middle of The Sea
    Lagi-lagi Tentang Diskriminasi
    Tentang Kerja Fisik
    Graveyard Shift
    Tentang Ruang Pribadi
    Tanah dan Air
    Perempuan dan Lelaki
    My Frist Shalwar Khameez
    Mandi Ditemani Pelangi
    One Usual Grey Afternoon
    Yang Terbaik
    Ketidakpastian
    Comfortable With Uncertainty
    Sunsparc or Sunflower
    Exciting!
    Sudah Tertawa Lagi
    Marah
    Sepi
    Tidur
    Capek
    Masih Tentang Kehidupan di Rig
    Serba-serbi hidup di rig...
    Bad Day
    Sebelum drilling dimulai
    Pride Pennsylvania
    Takut
    Pasca Kebakaran
    Kebakaran!


    Home Away From Home
    Hot Whiskey
    Miskin
    Jauh
    Cosmopolitan
    Balada Si Dengkul
    Kempes
    Bencana
    Menunggu
    Rumah Hantu
    Indo? Indon? Indonesa? Indonesia?
    A Block in The Blog
    The Kuatir
    Tidak Sendiri
    Nostalgia
    Berubah
    Bukan Hantu
    My First Shalwar Khameez
    Masih tentang Pakistan
    Sekelumit Tentang Pakistan dan Islamabad
    Assalamualaikum & Shukriya
    Jenggot
    One year Flew By...
    Setahun Berlalu Bagai Angin....
    Sepi
    Temptations
    Hari Ini Dunia Tiba-Tiba Berwarna
    Lent
    Dingin Tapi Sehat
    Hartland-Kilve Field Trip
    Masih Miskin, dan lain-lain
    Mahasiswa Miskin
    Jadi Mahasiswa Lagi
    Dari Kampus
    Terdampar...
    Tragedi



    Family and Friends....
    Untuk Pak Ton
    Home is Where the Heart is
    Juara
    Kopdar
    Hot Whiskey
    Jauh
    All Dogs Go To Heaven
    Cinta Jilid 1
    Potongan
    Natal Di Kampungku
    Aku Jatuh Cinta
    Balada si Dengkul
    Kempes
    Bencana
    Menunggu
    Kartini
    Rumah Hantu
    Kuatir
    Tidak Sendiri
    Jodoh
    Sekuhara
    Melindas (Flu) Burung
    Tanpa Listrik
    24
    Dengkulku Somplak
    Dark Energy
    Pisang
    Jetlag
    Oret-Oret Seputaran Valentine
    Masih Banyak Lagi
    Si Lajang
    Pemilu di Kampungku
    The Last Samurai
    Mandi Ditemani Pelangi
    Bukan Kacang....
    Setahun Berlalu Bagai Angin......
    One Usual Grey Afternoon
    Dunia Itu Memang Kadang Sempit
    Pagi Setelah Wanarek
    Duka










  • ©2000 Koeniel


    Contact Me


    If you want to be updated on this weblog Enter your email here:


    since 25 March 2006
    rss feed

    Blogdrive





    You can copy or forward these writings, but please mention the source and provide the link to this page

    Silakan mengkopi tulisan-tulisan ini tapi sertakan sumbernya dan link ke halaman ini
    http://my-musings.blogdrive.com








    Clip arts courtesy of Barb's Pic, Barry's Clipart and Microsoft Office Clipart Gallery






















    My Favourite Films:












    CURRENT MOON