Monday, March 26, 2007
Kopdar

 click here for more photos

Tadinya kupikir di kehidupan yang hi-tech semacam sekarang ini dunia maya sudah cukup buat kehidupan sosialku. Selama ini memang rasanya cukup sih. Setiap hari dan malam aku selalu terhubung setidaknya melalui jalur imil lewat internet. Bahkan berbicara lewat teleponpun tidak perlu butuh telepon. Cukup laptop dan jaringan
internet. Lebih murah. Ketika jauh dari laptop dan jaringan internet di kantor ataupun rumah, masih ada telepon genggam yang setia menampilkan imil-imil termasuk imil personal. Chatting juga tidak perlu komputer, PDA phone-ku bisa melakukan semuanya.

Jadi walaupun jauh dari teman dan saudara, dan walaupun hidup sendiri rasanya sih aku tidak kesepian. Teman-teman dari dunia maya buanyaaak sekali. Dari yang sebelumnya sudah kenal secara 'fisik' alias teman dunia nyata sebelum jadi teman dunia maya karena sekarang berjauhan, sampai ke yang memang kenal di dunia maya lewat milis atau blogwalking - saling mampir dan mengunjungi blog masing-masing.

Kebetulan aku juga bukan orang yang sangat 'sosial'. Ada teman di sini yang bercerita bahwa dia memilih hidup dengan teknologi yang serendah mungkin supaya masih bisa berhubungan dengan manusia. Misalnya, saat menambah nilai tiket terusan untuk naik kereta (di sini disebut ez-link). Dia memilih untuk melakukannya di loket dengan uang tunai dilayani oleh petugas. Lalu dia juga sering ke bank dan antri untuk melakukan transaksi. Dia juga senang pergi ke pasar dan melakukan tawar-menawar dengan pedagang. Wah, kalau aku sih sebaliknya. Lebih suka berhadapan dengan mesin. Belanja di supermarket, semua sudah jelas harganya. Menambah nilai kartu ez-link ya tinggal pergi ke mesin, membayar dengan kartu atm. Melakukan transaksi di bank ya lewat internet banking. Gampang, praktis dan... tidak perlu ketemu orang.

Walaupun sebenarnya senang berkumpul dengan orang lain tapi berhubung rasa malu, minder, nggak pede dan 'bingung musti ngomong apa' sering besar, aku jadi lumayan kuper dan penyendiri. Sering aku berhari-hari tidak bertemu orang lain selain di waktu morning meeting yang rutin dilakukan setiap pagi di kantor. Setelah itu ya sibuk saja di kamar kerja sendirian. Makan siang beli makanan di luar, atau malah bawa sendiri dari rumah, lalu dimakan di ruang  kerja. Pulang kerja (biasanya sudah malam) langsung pulang, sendiri di rumah. Kadang berenang sendiri di kolam renang di bawah, atau olah raga sendiri di gym kecil di lantai dua. Saat akhir minggu juga bisa betul-betul tinggal di rumah tanpa keluar atau bertemu orang sama sekali. Kehidupan sosial? Kan bisa imil, chatting, blogwalking!

Tadinya malah kupikir kalau tidak ada jaringan internet dan laptop hidupku bakal jadi sepi dan hambar. Maka sebelum liburan lama di Jakarta dan sekitarnya, dengan kemungkinan tersambung lewat internet cukup kecil, akhir tahun lalu buru-buru kusiapkan koneksi internet wireless lewat telepon genggam. Saking takutnya kalau kehilangan 'kehidupan sosial' dunia maya.

Ternyata, selama dua minggu di Jakarta dan tidak terhubung dengan internet aku tidak apa-apa tuh. Tidak sakaw. Kupikir tadinya bakalan sakaw dan megap-megap kekurangan udara. Ternyata tidak tuh. Bahkan telepon genggam juga banyak menganggur fungsi-fungsi canggihnya. Kebanyakan hanya dipakai telepon atau sms biasa. Karena ternyata aku jadi sibuk dan menikmati perjumpaan dengan keluarga dan teman-teman lama - lalu jadi lupa dunia maya.

Minggu ini juga begitu. Setelah berminggu-minggu hanya bertemu teman kantor dan beberapa orang dekat saat sempat meeting di Jakarta, tiba-tiba ada teman lama, sepasang suami istri yang dua-duanya kukenal baik di Arek KAJ, dengan anak balita mereka datang mampir ke sini. Lalu kami berjalan-jalan, ngobrol dan makan. Bernostalgia mengenang masa lalu. Wah kok rasanya senang sekali. Jadi ingin ikut bertemu dan berkumpul dengan yang lain juga!

Lalu dua hari berikutnya seorang teman dari Klub Kapal Selam mampir juga. Lalu bersama teman-teman Kapal Selam lain yang ada di Singapura kami makan malam dan mengobrol sampai hampir pagi. Yang diobrolkan juga hal-hal nggak penting. Tapi kok rasanya menyenangkan sekali. Kami ketawa-ketawa asik bahkan tentang hal-hal yang tidak lucu, saling mengejek dan mengolok, dan tertawa-tawa lebih banyak lagi.

Lalu aku jadi sadar, bahwa sebenarnya aku ini bukan sepenuhnya orang yang bisa hidup cuma di dunia maya. Sebenarnya aku juga senang sekali berhubungan langsung dengan manusia, bukan cuma dengan atau lewat mesin. Nyatanya waktu hari ini diajak makan siang bareng teman dan bisa mengobrol sambil makan aku juga girang sekali. Dan ngobrol dan bertemu teman-teman lama juga membuatku bahagia. Mungkin memang kopdar alias kopi darat itu perlu - lebih menyegarkan jiwa daripada sekedar bertemu di dunia maya.

Lalu tadi ada sms masuk, "Nyil ntar malem nonton yuk."  Wah biasanya aku selalu berpikir dulu - sama siapa aja ya perginya, banyak yang kukenal enggak ya, kalau nggak kenal mau ngobrol apa ya dst dst. Tapi kali ini langsung cepat kujawab, "Oke. Di mana, jam berapa."


Posted at 09:18 am by koeniel

zuki
April 12, 2007   08:02 PM PDT
 
kesenangannya 'berbeda' kalau kopdar ... :)
Lili
March 26, 2007   09:41 AM PDT
 
Mbak Nil, aku kembali. Yup sama tuh internet aku rusak 3 minggu dan aku gak apa2 juga..he.he.. ternyata gak jadi addict kalau gak online..he.he..

aku kagum banget sama foto wajah2mu di layout blogmu, keren banget... emang gape banget deh dirimu poto2an

btw, kok gak kopdaran sama aku?..waaaa
 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments







Previous Entry Home Next Entry


me:
female, Indonesian
geologist, diver
bookworm
photography hobbyist
Jakartan
lives in Singapore







Travel Photo Album



Book Collection



All About Diving



Movie Page


All About Dog




kotak sapaan:



   






Home


Previous Entries

  • About Books and Films
  • From Diving Trips
  • Travel Notes

  • Sepakbola! Ole Ole Ole!
  • Gempa, Tsunami & Bencana Geologi

  • Tentang Jomblo, Jodoh & Perempuan
  • Tentang Bangsaku
  • Saat Merenung....

  • Keluarga, Teman & Hidup Sehari-hari
  • About Dogs and Puppies
  • Di Negeri Orang

  • Dunia Kerja
  • My Offshore Life

  • Kala hati bicara....


  • Written in English





    'Neighbours'

    Bule Irish
    All About Chocolate
    Krisna
    erwin@terong
    Dongeng Geologi
    Ekonomi Migas
    Indonesia Today
    Bataviase Nouvelles
    Planet Singapura
    Mimbarnya Pak Mimbar
    A Little Bit of Everything
    Beritakan
    Lamunan Sejenak
    Busy Brain
    Di Suatu Hari
    Warung Kopi MpokB
    Razar Media
    Irene's Journeys
    Carpe Dieblog
    Mi Familia
    Deedee's World
    Mia's Lounge
    Qeong Ungu

    'Lounges and Coffee Shops'

    Kapal Selam Underwater Photography
    Kapal Selam Dive Club
    AREK KAJ
    Sahabat Museum
    Sahabat Museum @ Friendster






    Old Musings & Stories


    Dive Notes
    Balinese Underwater Monster
    Butterfly & Layang Layang
    Underwater Countdown
    My First Mola mola
    Mola mola
    Tergila-gila Pada Kehidupan Bawah Air
    Sanghyang, Where Underwater Deities Dwell
    Tentang Penyu
    Life Wins
    Bumi Berguncang Lagi
    Not Just A Shark Tale
    Dari Dasar Laut
    Dari Dasar Kolam


    Travel Notes
    Di Tanah Kering Bebatuan
    Minus
    Beijing
    The Moon Over Alton
    The Way To Travel
    A Rainy Day in Ambon
    The Irish Experience
    Bukan Hantu
    Kota Bata Merah
    Tentang Penyu
    Kampungku Indah
    Persembahan Untuk Para Sahabat
    Lawang Sewu dan Fullerton, Semarang dan Malaka
    Plesiran Tempo Doeloe
    Mandi Ditemani Pelangi
    Kalau Ingin Menyepi...
    Barcelona
    Coretan Musim Semi: 10. Akhir
    Coretan Musim Semi: 9. Menang
    Coretan Musim Semi: 8. Romansa
    Coretan Musim Semi: 7. Hantu
    Coretan Musim Semi: 6. Sacre Triduum
    Coretan Musim Semi: 5. Granit
    Coretan Musim Semi: 4. Pulau
    Coretan Musim Semi: 3. Matahari
    Coretan Musim Semi: 2. Hujan
    Coretan Musim Semi: 1. Semi
    Monument Valley
    Grand Canyon
    Kisah Musim Dingin: 11. Business Class
    Kisah Musim Dingin: 10. London
    Kisah Musim Dingin: 9. York
    Kisah Musim Dingin: 8. Salju
    Kisah Musim Dingin: 7. Aberdeen lagi
    Kisah Musim Dingin: 6. Edinburgh
    Kisah Musim Dingin: 5. Aberdeen
    Kisah Musim Dingin: 4. Ke Utara
    Kisah Musim Dingin: 3. The Field Trip
    Kisah Musim Dingin: 2. Derbyshire
    Kisah Musim Dingin: 1. London
    from the Peninsula: 17. An enlightening trip
    from the Peninsula: 16. War and other things
    from the Peninsula: 15. Back in Singapore
    from the Peninsula: 14. A night on the bus
    from the Peninsula: 13. Back to Malaysia
    from the Peninsula: 12. The City of Angels
    from the Peninsula: 11. Palaces & Dead Soldiers
    from the Peninsula: 10. the train journey
    from the Peninsula: 9. About Penang
    from the Peninsula: 8. The Drive around Penang
    from the Peninsula: 7. About KL
    from the Peninsula: 6. About Malaka
    from the Peninsula: 5. in old Malaka
    from the Peninsula: 4. Green Singapore
    from the Peninsula: 3. About Museums
    from the Peninsula: 2. the amazing Singapore
    from the Peninsula: 1. my 1st trip abroad
    White beaches, Coconut trees, Gorgeous sunset
    Wild Whirling Wet WhiteWater Adventure!
    Gunung Gede


    Book and Film Reviews
    Bobby
    Babel
    What The [Bleep] Was That?
    Joining The Throng - The Book Baton
    Manusia Kesepian
    Horor
    Mencari Tuhan
    The Last Samurai
    Coretan Musim Semi 7: Hantu


    Kisah-Kisah Bumi
    Negeri Bencana
    Dongeng Tukang Akik Tentang Gempa
    Bukan Supranatural
    Bumi Berguncang Lagi
    Sekilas Tentang Gempa dan Tsunami


    About Dogs and Puppies
    Home is Where the Heart is
    The Hunter
    The Little Dog and The Sea
    No Puppies for Chocolate
    All Dogs Go to Heaven
    Aku Jatuh Cinta


    Football!
    16 Besar
    Tangguh
    Bola Lagi
    The Underdog
    Euro 2004: Lebih baik menyerang
    Euro 2004: Non Partisan
    Euro 2004: Bukan Dongeng Yunani
    Euro 2004: Kursi Panas


    Tentang Perempuan
    Hari Perempuan
    Bencana
    Kartini
    Jodoh
    Sekuhara
    Katakan Aku Cantik
    24
    Dark Energy
    Oret-Oret Seputaran Valentine
    Masih Banyak Lagi
    Lagi-Lagi Tentang Diskriminasi
    Perempuan dan Lelaki
    Bahagia Menurut Para Ilmuwan
    Si Lajang
    The Last Samurai
    My Frist Shalwar Khameez


    Tentang Bangsaku
    Negeri Bencana
    Jakarta, The Next Atlantis
    Potongan
    Natal Di Kampungku
    Berebut Cepu
    Milik Siapa?
    Indo? Indon? Indonesa? Indonesia?
    Anak Yang Hilang
    A Dark Cloud Over Bali
    Manusia Kesepian
    Bukan Anak-Anak Yang Salah
    Masih tentang Sopan Santun
    Sopan Santun
    Lampu Hazard
    Macet!!
    Pisang
    SMOS SMOS
    Kampungku Indah
    A Thirst for Knowledge
    Berita dari Aceh
    Bumi Berguncang Lagi
    Ini Bagian dari Kita Juga
    Persembahan untuk Para Sahabat
    Lawang Sewu dan Fullerton, Semarang dan Malaka
    Tanah dan Air
    Pemilu di Kampungku
    TKI vs TKF
    Pemilu yang Membingungkan
    Plesiran Tempo Doeloe
    Orang Indonesia belum layak punya kebun binatang!
    Kalau Ingin Menyepi....
    Sekali Lagi....
    Sesaat
    Damai
    Dunia Yang Marah


    Work Work Work
    Marah
    Belajar Sabar
    Thank you, SQ
    Minus
    Beijing
    Cosmopolitan
    The Way To Travel
    Topi Sombrero
    A Block in The Blog
    Anak Yang Hilang
    To Jump or Not To Jump
    Mencari Tantangan
    A Thirst For Knowledge
    A Prison In the Middle of The Sea
    Lagi-lagi Tentang Diskriminasi
    Tentang Kerja Fisik
    Graveyard Shift
    Tentang Ruang Pribadi
    Tanah dan Air
    Perempuan dan Lelaki
    My Frist Shalwar Khameez
    Mandi Ditemani Pelangi
    One Usual Grey Afternoon
    Yang Terbaik
    Ketidakpastian
    Comfortable With Uncertainty
    Sunsparc or Sunflower
    Exciting!
    Sudah Tertawa Lagi
    Marah
    Sepi
    Tidur
    Capek
    Masih Tentang Kehidupan di Rig
    Serba-serbi hidup di rig...
    Bad Day
    Sebelum drilling dimulai
    Pride Pennsylvania
    Takut
    Pasca Kebakaran
    Kebakaran!


    Home Away From Home
    Hot Whiskey
    Miskin
    Jauh
    Cosmopolitan
    Balada Si Dengkul
    Kempes
    Bencana
    Menunggu
    Rumah Hantu
    Indo? Indon? Indonesa? Indonesia?
    A Block in The Blog
    The Kuatir
    Tidak Sendiri
    Nostalgia
    Berubah
    Bukan Hantu
    My First Shalwar Khameez
    Masih tentang Pakistan
    Sekelumit Tentang Pakistan dan Islamabad
    Assalamualaikum & Shukriya
    Jenggot
    One year Flew By...
    Setahun Berlalu Bagai Angin....
    Sepi
    Temptations
    Hari Ini Dunia Tiba-Tiba Berwarna
    Lent
    Dingin Tapi Sehat
    Hartland-Kilve Field Trip
    Masih Miskin, dan lain-lain
    Mahasiswa Miskin
    Jadi Mahasiswa Lagi
    Dari Kampus
    Terdampar...
    Tragedi



    Family and Friends....
    Untuk Pak Ton
    Home is Where the Heart is
    Juara
    Kopdar
    Hot Whiskey
    Jauh
    All Dogs Go To Heaven
    Cinta Jilid 1
    Potongan
    Natal Di Kampungku
    Aku Jatuh Cinta
    Balada si Dengkul
    Kempes
    Bencana
    Menunggu
    Kartini
    Rumah Hantu
    Kuatir
    Tidak Sendiri
    Jodoh
    Sekuhara
    Melindas (Flu) Burung
    Tanpa Listrik
    24
    Dengkulku Somplak
    Dark Energy
    Pisang
    Jetlag
    Oret-Oret Seputaran Valentine
    Masih Banyak Lagi
    Si Lajang
    Pemilu di Kampungku
    The Last Samurai
    Mandi Ditemani Pelangi
    Bukan Kacang....
    Setahun Berlalu Bagai Angin......
    One Usual Grey Afternoon
    Dunia Itu Memang Kadang Sempit
    Pagi Setelah Wanarek
    Duka










  • 2000 Koeniel


    Contact Me


    If you want to be updated on this weblog Enter your email here:


    since 25 March 2006
    rss feed

    Blogdrive





    You can copy or forward these writings, but please mention the source and provide the link to this page

    Silakan mengkopi tulisan-tulisan ini tapi sertakan sumbernya dan link ke halaman ini
    http://my-musings.blogdrive.com








    Clip arts courtesy of Barb's Pic, Barry's Clipart and Microsoft Office Clipart Gallery






















    My Favourite Films:












    CURRENT MOON