Megahlah, agunglah, besarlah
Ini ukiran semesta
tertoreh jutaan musim yang lewat
pada batu-batu tua
pada tebing-tebing tinggi
oleh gempuran tirta
yang sekarang meliuk biru jauh di bawah sana
Tertegun di bibir tebing menikmati lukisan alam
di bawah siraman mentari bundar yang hendak pergi tidur
kuning sinarnya membayang di dinding jurang
membias di pegunungan batupasir merah di kejauhan
dan gurun sejuta warna di sebrang
rasaku tak terlukiskan
kecil, kecil sekali manusia
dibanding keagungan bumi
Ooooo sungai tua nan gagah
Ooooo tebing jurang megah
Bukalah bukalah kisahmu luar biasa
padaku
manusia kecil yang ingin menggali rahasia bumi
Juli 2000
Posted at 09:42 pm by
koeniel