Friday, September 14, 2001
Terdampar....

Tadi pagi aku bangun sambil harap-harap cemas, supaya airport sudah dibuka lagi. Aku ingin pulaaaaang.....!!!! Seperti biasa, tivi sudah menyala dan berita tentang tragedi WTC masih terus disiarkan di semua saluran. Harapanku sirna. Di satu stasiun disiarkan semua airport masih ditutup untuk waktu yang tidak bisa ditentukan. Stasiun lokal LA bilang LAX (airport LA) akan dibuka besok, lalu beberapa jam kemudian bilang baru akan dibuka hari Jum'at. Grrrhhhhhhh... I have a connecting flight to Londoooooonnnnn...!!!! I have deadlines to caaaaaaatch...!!!

Hiks. Aku harusnya sudah menaiki pesawat untuk kembali ke Jakarta, di Jakarta dua hari kemudian terbang ke London untuk memulai studiku. Bisa-bisa aku terlambat sekolah!

Tapi percuma berteriak-teriak, siapa yang mau mendengar, dan rasanya tidak layak juga menggerutu sendiri sementara di belahan pantai timur Amrik sana masih banyak yang bergulat mempertahankan nyawa.

Kemarin seorang temen kantor menelpon, menanyakan laporan pandangan mata kejadian itu. Padahal dia tahu bahwa aku di belahan pantai barat Amerika dan New York letaknya di pantai timur. Dengan sabar kuterangkan bahwa lebarnya US itu sama dengan lebar Indonesia, jadi ibaratnya aku di Padang, kejadian runtuh di Merauke. Jadi yang kulihat ya cuma yang ada di tivi aja dan laporanku bukan laporan pandangan mata.

Tapi memang efeknya national wide. Beberapa saat setelah kejadian, semua pesawat yang sedang terbang di seputaran US atau menuju US diminta mendarat di pelabuhan udara terdekat, di mana saja. Walhasil banyak sekali penumpang terdampar di kota-kota yang bukan tujuan mereka. Bisnis hotel dan penyewaan mobil meningkat tajam. California walaupun jauh sekali dari tempat kejadian ikut terhenyak juga. Persoalannya, (1) mereka juga punya kota besar, San Francisco dan Los Angeles, walaupun setelah kuamati SF dan LA sama-sama tidak punya landmark sejelas NY yang punya simbol finansial itu, (2) keempat pesawat yang dibajak itu semuanya penerbangan domestik menuju California, satu ke SF dan tiga ke LA, membawa penduduk California juga.

Secara emosional efeknya juga besar sekali. Teman yang memberiku tumpangan punya dua orang teman lain yang masing-masing kehilangan at least 4 orang teman sekerjanya. Bukan hal yang kecil. Gedung WTC dikabarkan bisa menampung 50.000 orang pekerja. Waktu tragedi terjadi, karena masih sangat pagi (jam 9 kurang waktu setempat), diperkirakan 'cuma' 20.000 orang berada di dalam kedua menara gedung berlantai 110 itu. Entah berapa yang berhasil menyelamatkan diri. Yang jelas lebih dari 200 anggota pemadam kebakaran dan lebih dari 70 orang polisi dikabarkan hilang atau meninggal tertimpa gedung yang runtuh sekitar satu jam setelah itu, ketika sedang melakukan upaya penyelamatan.

Di Pentagon sekitar 120 orang dikabarkan meninggal atau hilang, tertimbun reruntuhan. Jelas saat itu banyak sekali orang yang kehilangan orang yang mereka sayangi. Maka tak heran reaksi pun bermunculan. Hasil polling NBC menunjukkan bahwa 83% responden setuju US membalas serangan teroris ini dengan serangan militer juga. Semua teman yang kukenal di sini menyatakan bahwa mereka setuju US segera menggempur Afghanistan.

Ya, hampir semua orang sudah merasa yakin bahwa Osama Bin Ladenlah yang berada di belakang semua ini. Entah benar atau tidak, tapi wawancara di tv menunjukkan bahwa pemerintahpun percaya demikian. Yang jelas Presiden Bush sudah menyatakan bahwa mereka tidak akan membedakan antara pelaku terorisme ataupun pelindungnya. Melihat reaksi Afghanistan (menyatakan simpati dan menolak untuk percaya bahwa Osama pelakunya), kelihatannya mereka juga sudah takut sekali akan pembalasan Amerika.

Saat ini, sekitar 70% anggota FBI di seluruh negeri teribat dalam penyelidikan. Daftar penumpang keempat pesawat yang dibajak belum diumumkan secara resmi, konon kabarnya untuk memudahkan penyelidikan karena di antaranya pasti ada nama-nama yang dipakai para pembajak. Diperkirakan ada sampai 50 orang teroris mendukung kejadian ini. Di setiap pesawat diperkirakan ada 4-6 orang pembajak.

Polisi sudah mulai menggeledah beberapa tempat, termasuk sebuah hotel, yang di dalamnya ditemukan sebuah pesan dari seseorang yang dicurigai sebagai pelaku. Menurut berita media, satu dari pelaku malahan sempat mengikuti kursus mengemudikan pesawat di Amerika! Menurut penyelidikan awal, pesawat yang ditabrakkan ke Pentagon sebetulnya menargetkan diri untuk menabrak Gedung Putih. Tetapi karena posisi terlalu tinggi, mereka melewatinya dan menuju Pentagon. Penyelidikan awal yang didasarkan pada sebuah panggilan telepon genggam dari seorang pria pada istrinya, menunjukkan bahwa para penumpang pesawat keempat yang akhirnya jatuh di Pennsylvania, berusaha melawan para pembajak. Diperkirakan itulah yang menyebabkan pesawat itu tidak mencapai sasaran yang berarti.

Sementara itu upaya penyelamatan masih berlangsung. Sampai ketika aku menulis ini tv menyebutkan sudah ditemukan 5 orang yang selamat di bawah reruntuhan. Sementara itu walikota NY sudah meminta 6000 kantong jenazah untuk menampung korban meninggal. Upaya penyelamatan berjalan lambat, karena reruntuhan gedung mencapai tinggi dua lantai, dan ada dua gedung lagi di sekitarnya yang sudah sangat tidak stabil. Padahal usaha ini dijalankan siang malam. Malam hari lampu-lampu sorot besar menerangi hingga area kejadian tampak seperti siang. Sementara, daerah itu masih penuh asap dan debu tebal. Para pemadam kebakaran bekerja dengan rotasi 24 jam dan didatangkan dari mana-mana, termasuk konon dari LA.

Anyway, laporan ini cuma sekedar pengisi waktuku saja, menenangkan diri dan melupakan kekuatiran menunggu pesawat, dan sekaligus mengingatkan diri untuk bersyukur karena temanku membatalkan rencana perjalanan kami ke New York dan Washington. Hidup ini indah teman, dan indah sekali kalau diisi dengan suara dan sentuhan orang-orang tercinta. Maka kusentuh lagi tangan itu dan beranjaklah aku menuju pesawat telepon, menelpon Bapak Ibu.......

Costa Mesa, 13 September 2001 dini hari


Posted at 12:03 am by koeniel

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments







Previous Entry Home Next Entry


me:
female, Indonesian
geologist, diver
bookworm
photography hobbyist
Jakartan
lives in Singapore







Travel Photo Album



Book Collection



All About Diving



Movie Page


All About Dog




kotak sapaan:



   






Home


Previous Entries

  • About Books and Films
  • From Diving Trips
  • Travel Notes

  • Sepakbola! Ole Ole Ole!
  • Gempa, Tsunami & Bencana Geologi

  • Tentang Jomblo, Jodoh & Perempuan
  • Tentang Bangsaku
  • Saat Merenung....

  • Keluarga, Teman & Hidup Sehari-hari
  • About Dogs and Puppies
  • Di Negeri Orang

  • Dunia Kerja
  • My Offshore Life

  • Kala hati bicara....


  • Written in English





    'Neighbours'

    Bule Irish
    All About Chocolate
    Krisna
    erwin@terong
    Dongeng Geologi
    Ekonomi Migas
    Indonesia Today
    Bataviase Nouvelles
    Planet Singapura
    Mimbarnya Pak Mimbar
    A Little Bit of Everything
    Beritakan
    Lamunan Sejenak
    Busy Brain
    Di Suatu Hari
    Warung Kopi MpokB
    Razar Media
    Irene's Journeys
    Carpe Dieblog
    Mi Familia
    Deedee's World
    Mia's Lounge
    Qeong Ungu

    'Lounges and Coffee Shops'

    Kapal Selam Underwater Photography
    Kapal Selam Dive Club
    AREK KAJ
    Sahabat Museum
    Sahabat Museum @ Friendster






    Old Musings & Stories


    Dive Notes
    Balinese Underwater Monster
    Butterfly & Layang Layang
    Underwater Countdown
    My First Mola mola
    Mola mola
    Tergila-gila Pada Kehidupan Bawah Air
    Sanghyang, Where Underwater Deities Dwell
    Tentang Penyu
    Life Wins
    Bumi Berguncang Lagi
    Not Just A Shark Tale
    Dari Dasar Laut
    Dari Dasar Kolam


    Travel Notes
    Di Tanah Kering Bebatuan
    Minus
    Beijing
    The Moon Over Alton
    The Way To Travel
    A Rainy Day in Ambon
    The Irish Experience
    Bukan Hantu
    Kota Bata Merah
    Tentang Penyu
    Kampungku Indah
    Persembahan Untuk Para Sahabat
    Lawang Sewu dan Fullerton, Semarang dan Malaka
    Plesiran Tempo Doeloe
    Mandi Ditemani Pelangi
    Kalau Ingin Menyepi...
    Barcelona
    Coretan Musim Semi: 10. Akhir
    Coretan Musim Semi: 9. Menang
    Coretan Musim Semi: 8. Romansa
    Coretan Musim Semi: 7. Hantu
    Coretan Musim Semi: 6. Sacre Triduum
    Coretan Musim Semi: 5. Granit
    Coretan Musim Semi: 4. Pulau
    Coretan Musim Semi: 3. Matahari
    Coretan Musim Semi: 2. Hujan
    Coretan Musim Semi: 1. Semi
    Monument Valley
    Grand Canyon
    Kisah Musim Dingin: 11. Business Class
    Kisah Musim Dingin: 10. London
    Kisah Musim Dingin: 9. York
    Kisah Musim Dingin: 8. Salju
    Kisah Musim Dingin: 7. Aberdeen lagi
    Kisah Musim Dingin: 6. Edinburgh
    Kisah Musim Dingin: 5. Aberdeen
    Kisah Musim Dingin: 4. Ke Utara
    Kisah Musim Dingin: 3. The Field Trip
    Kisah Musim Dingin: 2. Derbyshire
    Kisah Musim Dingin: 1. London
    from the Peninsula: 17. An enlightening trip
    from the Peninsula: 16. War and other things
    from the Peninsula: 15. Back in Singapore
    from the Peninsula: 14. A night on the bus
    from the Peninsula: 13. Back to Malaysia
    from the Peninsula: 12. The City of Angels
    from the Peninsula: 11. Palaces & Dead Soldiers
    from the Peninsula: 10. the train journey
    from the Peninsula: 9. About Penang
    from the Peninsula: 8. The Drive around Penang
    from the Peninsula: 7. About KL
    from the Peninsula: 6. About Malaka
    from the Peninsula: 5. in old Malaka
    from the Peninsula: 4. Green Singapore
    from the Peninsula: 3. About Museums
    from the Peninsula: 2. the amazing Singapore
    from the Peninsula: 1. my 1st trip abroad
    White beaches, Coconut trees, Gorgeous sunset
    Wild Whirling Wet WhiteWater Adventure!
    Gunung Gede


    Book and Film Reviews
    Bobby
    Babel
    What The [Bleep] Was That?
    Joining The Throng - The Book Baton
    Manusia Kesepian
    Horor
    Mencari Tuhan
    The Last Samurai
    Coretan Musim Semi 7: Hantu


    Kisah-Kisah Bumi
    Negeri Bencana
    Dongeng Tukang Akik Tentang Gempa
    Bukan Supranatural
    Bumi Berguncang Lagi
    Sekilas Tentang Gempa dan Tsunami


    About Dogs and Puppies
    Home is Where the Heart is
    The Hunter
    The Little Dog and The Sea
    No Puppies for Chocolate
    All Dogs Go to Heaven
    Aku Jatuh Cinta


    Football!
    16 Besar
    Tangguh
    Bola Lagi
    The Underdog
    Euro 2004: Lebih baik menyerang
    Euro 2004: Non Partisan
    Euro 2004: Bukan Dongeng Yunani
    Euro 2004: Kursi Panas


    Tentang Perempuan
    Hari Perempuan
    Bencana
    Kartini
    Jodoh
    Sekuhara
    Katakan Aku Cantik
    24
    Dark Energy
    Oret-Oret Seputaran Valentine
    Masih Banyak Lagi
    Lagi-Lagi Tentang Diskriminasi
    Perempuan dan Lelaki
    Bahagia Menurut Para Ilmuwan
    Si Lajang
    The Last Samurai
    My Frist Shalwar Khameez


    Tentang Bangsaku
    Negeri Bencana
    Jakarta, The Next Atlantis
    Potongan
    Natal Di Kampungku
    Berebut Cepu
    Milik Siapa?
    Indo? Indon? Indonesa? Indonesia?
    Anak Yang Hilang
    A Dark Cloud Over Bali
    Manusia Kesepian
    Bukan Anak-Anak Yang Salah
    Masih tentang Sopan Santun
    Sopan Santun
    Lampu Hazard
    Macet!!
    Pisang
    SMOS SMOS
    Kampungku Indah
    A Thirst for Knowledge
    Berita dari Aceh
    Bumi Berguncang Lagi
    Ini Bagian dari Kita Juga
    Persembahan untuk Para Sahabat
    Lawang Sewu dan Fullerton, Semarang dan Malaka
    Tanah dan Air
    Pemilu di Kampungku
    TKI vs TKF
    Pemilu yang Membingungkan
    Plesiran Tempo Doeloe
    Orang Indonesia belum layak punya kebun binatang!
    Kalau Ingin Menyepi....
    Sekali Lagi....
    Sesaat
    Damai
    Dunia Yang Marah


    Work Work Work
    Marah
    Belajar Sabar
    Thank you, SQ
    Minus
    Beijing
    Cosmopolitan
    The Way To Travel
    Topi Sombrero
    A Block in The Blog
    Anak Yang Hilang
    To Jump or Not To Jump
    Mencari Tantangan
    A Thirst For Knowledge
    A Prison In the Middle of The Sea
    Lagi-lagi Tentang Diskriminasi
    Tentang Kerja Fisik
    Graveyard Shift
    Tentang Ruang Pribadi
    Tanah dan Air
    Perempuan dan Lelaki
    My Frist Shalwar Khameez
    Mandi Ditemani Pelangi
    One Usual Grey Afternoon
    Yang Terbaik
    Ketidakpastian
    Comfortable With Uncertainty
    Sunsparc or Sunflower
    Exciting!
    Sudah Tertawa Lagi
    Marah
    Sepi
    Tidur
    Capek
    Masih Tentang Kehidupan di Rig
    Serba-serbi hidup di rig...
    Bad Day
    Sebelum drilling dimulai
    Pride Pennsylvania
    Takut
    Pasca Kebakaran
    Kebakaran!


    Home Away From Home
    Hot Whiskey
    Miskin
    Jauh
    Cosmopolitan
    Balada Si Dengkul
    Kempes
    Bencana
    Menunggu
    Rumah Hantu
    Indo? Indon? Indonesa? Indonesia?
    A Block in The Blog
    The Kuatir
    Tidak Sendiri
    Nostalgia
    Berubah
    Bukan Hantu
    My First Shalwar Khameez
    Masih tentang Pakistan
    Sekelumit Tentang Pakistan dan Islamabad
    Assalamualaikum & Shukriya
    Jenggot
    One year Flew By...
    Setahun Berlalu Bagai Angin....
    Sepi
    Temptations
    Hari Ini Dunia Tiba-Tiba Berwarna
    Lent
    Dingin Tapi Sehat
    Hartland-Kilve Field Trip
    Masih Miskin, dan lain-lain
    Mahasiswa Miskin
    Jadi Mahasiswa Lagi
    Dari Kampus
    Terdampar...
    Tragedi



    Family and Friends....
    Untuk Pak Ton
    Home is Where the Heart is
    Juara
    Kopdar
    Hot Whiskey
    Jauh
    All Dogs Go To Heaven
    Cinta Jilid 1
    Potongan
    Natal Di Kampungku
    Aku Jatuh Cinta
    Balada si Dengkul
    Kempes
    Bencana
    Menunggu
    Kartini
    Rumah Hantu
    Kuatir
    Tidak Sendiri
    Jodoh
    Sekuhara
    Melindas (Flu) Burung
    Tanpa Listrik
    24
    Dengkulku Somplak
    Dark Energy
    Pisang
    Jetlag
    Oret-Oret Seputaran Valentine
    Masih Banyak Lagi
    Si Lajang
    Pemilu di Kampungku
    The Last Samurai
    Mandi Ditemani Pelangi
    Bukan Kacang....
    Setahun Berlalu Bagai Angin......
    One Usual Grey Afternoon
    Dunia Itu Memang Kadang Sempit
    Pagi Setelah Wanarek
    Duka










  • 2000 Koeniel


    Contact Me


    If you want to be updated on this weblog Enter your email here:


    since 25 March 2006
    rss feed

    Blogdrive





    You can copy or forward these writings, but please mention the source and provide the link to this page

    Silakan mengkopi tulisan-tulisan ini tapi sertakan sumbernya dan link ke halaman ini
    http://my-musings.blogdrive.com








    Clip arts courtesy of Barb's Pic, Barry's Clipart and Microsoft Office Clipart Gallery






















    My Favourite Films:












    CURRENT MOON